NLP Corner

Apa itu “Self Limiting Belief” (1) ?

 

Chained hands

Apakah itu Belief dan apa itu Limiting Belief?

Belief adalah suatu Keyakinan atau Nilai yang kita anggap benar. Keyakinan itu bukan merupakan bawaan lahir (orang jawa bilang “Gawan Bayi”) karena ketika kita lahir, kita tidak membawa keyakinan dan nilai-nilai yang sudah tertata rapi dipikiran kita. Dan kita baru mendapatkan dan mengembangkan keyakinan dan nilai-nilai itu bersamaan dengan proses kita memahami dunia.

Terus dari mana datangnya Keyakinan dan nilai-nilai itu ?

Keyakinan dan nilai-nilai atau yang sering disebut sebagai Belief itu dipengaruhi oleh beberapa hal yaitu :

  1. Pengalaman yang tertanam dalam otak
  2. Budaya atau kultur tempat kita berkembang
  3. Modelling yang tanpa disengaja
  4. Umpan balik dari orang lain
  5. Pengalaman yang berulang-ulang
  6. Kelompok sekitar yang sangat dekat
  7. Pengalaman yang mendalam (referensial)
  8. Role models
  9. Budaya yang terorganisasi
  10. Media, dll.

Contoh paling gampang adalah keyakinan bahwa Tuhan itu ada. Sejak kecil kita selalu ditanamkan bahwa itu ada, Tuhan itu Maha Besar, Maha Kuasa, dan Maha segalanya. Maka terbentuklah keyakinan dan nilai-nilai atau belief bahwa Tuhan itu ada dan Maha segalanya.

Namun dibelahan dunia yang lain, sebagian orang juga menanamkan suatu pengalaman, budaya, modelling dan lainlain yang menyatakan bahwa Tuhan itu tidak ada. Maka masyarakat yang tumbuh dan berkembang dikelompok itupun akan tertanam suatu keyakinan bahwa Tuhan itu tidak ada.

Jika ditanya kelompok mana yang salah dan kelompok mana yang benar, maka dalam dunia NLP dikatakan tidak ada yang salah dan tidak ada yang benar. Karena itu hanyalah Keyakinan atau Belief.

Jika Anda yakin bahwa Tuhan itu ada, maka itulah yang benar menurut keyakinan atau belief Anda. dan jika ada orang dibagian dunia lain yang menyatakan bahwa Tuhan itu tidak ada, maka itulah yang benar menurut keyakinan atau belief mereka.

Apa itu Limiting Belief ?

Limiting belief adalah suatu keyakinan yang menghambat Anda dalam melakukan sesuatu, atau biasa disebut Mental Block.

Jika Anda mengatakan bahwa Anda telah berusaha untuk mengubah keyakinan yang membatasi diri Anda karena Anda telah berhasil melewati rintangan dalam hidup, itu artinya Anda telah berhasil menghilangkan keyakinan yang menghambat (limiting bilief) Anda.  Namun jika Anda memiliki semua gagasan hebat ini tapi Anda ragu untuk menerapkannya. Mengapa? Karena Anda memiliki pemikiran atau pandangan yang Anda yakini benar (walaupun sebenarnya tidak) bahwa Anda tidak akan mampu untuk melakukan gagasan hebat Anda itu. Keyakinan yang menghambat Anda untuk mencapai potensi Anda itulah yang disebut Limiting Belief. “Keyakinan” ini telah ditanamkan di alam bawah sadar Anda bertahun-tahun yang lalu dan mereka begitu kuat sehingga Anda percaya mereka menjadi fakta.

Robert Dilts dan De Lozier menemukan 3 hal yang membuat seseorang membatasi diri sendiri (Self Limiting Belief) :

  1. Hopelessness, yaitu saat seseorang merasa tidak yakin bahwa ia mungkin bisa mencapai sesuatu. Ia yakin bahwa sudah tidak ada harapan lagi untuk bisa meraihnya.
  2. Helplessness, yaitu saat seseorang merasa yakin bahwa sesuatu itu bisa diraihnya, namun disisi lain dia juga tidak yakin bahwa dia mampu mencapainya sendir. Ia merasa tidak berdaya jika tidak ada orang lain yang menolongnya.
  3. Worthlessness, yaitu saat seseorang merasa tidak yakin bahwa dia cukup layak untuk mendapatkan sesuatu. Dia merasa tidak pantas untuk meraihnya.

Kalimat-kalimat yang menyatakan limiting belief :

  1. Agar bisa menarik, Anda harus kurus (keyakinan ini yang membatasi bahwa hanya orang yang kurus saja yang tampak menarik).
  2. Anda harus bekerja berjam-jam agar sukses (keyakinan yang membatasi bahwa untuk itu kita harus bekerja keras berjam-jam).
  3. Pendidikan Formal (sekolah) adalah satu-satunya pendidikan yang penting.
  4. Harga diri Anda ditentukan oleh berapa banyak uang yang Anda miliki di rekening bank Anda.
  5. Anda butuh banyak uang untuk memulai bisnis sendiri.

smart-goals-limiting-beliefs

Bagaimana Memulai Mengubah Limiting Belief ?

Langkah pertama adalah mengenali apa yang menjadi penghambat Anda.

Jika Anda benar-benar mampu mengubah apapun dalam kehidupan Anda sekarang, apa yang akan terjadi? Dan mengapa Anda belum melakukannya? Jika Anda sama seperti kebanyakan orang, maka  jawabannya terletak pada keyakinan yang ada pada diri Anda. Dan jangan lupa bahwa ada kekuatan yang menggerakkan keyakinan Anda dalam meraih apa yang Anda inginkan.

Anda bisa memvisualisasikan, menegaskan, menetapkan tujuan, dan bekerja keras sampai sapi-sapi Anda pulang kekandang….

Sekali Anda mengerti dan mengenali keyakinanyang menghambat Anda, berarti Anda memiliki kontrol penuh yang mengubah keyakinan yang membatasi – dan kehidupan Anda dengan perubahan dan cara yang mengagumkan!

Tapi bagaimana? Bagaimana kita mengubah keyakinan yang ada di benak kita? Ini adalah bagian yang menyenangkan. Kita harus yakin bahwa kita menginginkan sesuatu. Saya baru saja bermain game dengan yang disebut, “Mengapa Ini Mungkin.” Saya mengundang semua orang untuk bermain dalam kehidupan mereka sendiri, karena sangat memberdayakan dan melakukannya dengan cepat, yang membatasi kepercayaan dan mulai menarik keinginan Anda.

Baca lebih lanjut di: http://alternativeresourcesdirectory.com/news/transforming-limiting-beliefs

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s