Apakah Anda memiliki “ETIKA KERJA” Yang Baik ?

ETIKA KERJA “GENERASI MILENIAL”, APA BEDANYA ?

24-

Saya dan beberapa teman yang telah bekerja di berbagai perusahaan dan kantor-kantor di mana banyak karyawan membuang begitu banyak waktu mereka selama bekerja. Mereka bisa menghabiskan waktu berjam-jam baik pada ponsel mereka, Internet, atau mengobrol dengan rekan-rekannya baik diruang lobi sambil minum kopi atau teh, atau mengobrol dengan teman disebelah mejanya, menceritakan kejadian atau pengalaman yang baru saja dialami, dan lain sebagainya. Mereka mungkin efektif melakukan pekerjaan hanya selama tiga atau empat jam kerja per hari. Sebagian besar orang mengatakan (atau mungkin juga mengeluhkan) bahwa hal ini telah menjadi wabah yang dibawa oleh “Generasi milenium”. Mereka bekerja kapan dan di mana mereka suka. Ide mereka tentang produktivitas sangat pribadi dan unik untuk generasi ini. Mereka menganggap kuno etika kerja-delapan jam kerja perhari- yang dilakukan sepanjang hari. Mereka melihat bahwa Generasi Baby Boomers sebagai mentor dalam hal ini.

Sebuah etos kerja adalah seperangkat keyakinan tentang apa peran seseorang pada suatu pekerjaan. Mungkin salah satunya adalah jumlah jam kerja, mungkin mereka tidak berdedikasi penuh dalam jam kerja, atau mungkin hanya tidak peduli dengan jam kerja. Sebaliknya, mereka bisa menyelesaikan proyek tepat waktu sebagaimana yang ditugaskan. Beberapa pekerja merasa bahwa jika mereka membuat target waktu hanya dalam beberapa jam saja, mereka memiliki etos kerja yang baik, tetapi untuk target jangka panjang, sepertinya mereka akan mudah bosan. Kita (atau beberapa orang diantara kita) mungkin tidak keberatan dengan sikap ini. Karena ini hanya menyangkut kualitas pekerjaan yang penting, bukan kuantitas belaka. Namun, jika jika mereka tidak bekerja dalam sehari penuh sesuai jam kerja, apakah kita benar-benar yakin bahwa yang mereka kerjakan adalah pekerjaan yang harus dilakukan sehari penuh ?

Supervisor dan manajer melihat perilaku kerja dan itu tercermin dalam kenaikan gaji dan promosiMereka akan memahami konsep pribadi Anda dari etos kerja. Tapi bagaimana jika mereka tidak? Setiap karyawan akan mengorbankan kemajuan jika mereka tidak menunjukkan setidaknya beberapa kekhawatiran tentang bagaimana orang lain melihat kebiasaan kerja mereka. Sebuah etos kerja harus intrinsik untuk rasa seseorang dari tanggung jawab. Hal ini dikembangkan dari waktu ke waktu saat Anda pergi dari satu pekerjaan ke pekerjaan lainnya. Etos kerja itu berasal dari nilai-nilai internal serta sesuatu yang diamati orang lain. Jika kurang, hasilnya akan terlihat jelas. Kualitas dan ketepatan waktu kerja seseorang akan terpengaruh.

Apa ciri-ciri umum dari etika kerja yang baik?

· Dedikasi terhadap pekerjaan

· Bersedia untuk menjadi pemain tim

· Mengikuti persyaratan pekerjaan yang telah ditentukan

· Memiliki sikap ‘Bisa melakukan’

· Bekerja ekstra

· Tidak melalaikan Tanggung jawab

· Loyalitas kepada perusahaan dan budaya perusahaan

 

Disarikan ulang dari tulisan Carol Kay dengan judul : Do you have a Good Work Ethic?

dengan sedikit perubahan sesuai keadaan dinegeri ini.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s