SUPERVISOR

PANDANGAN NEGATIF SUPERVISOR – Antara Mitos dan Fakta

Apa pandangan Anda tentang seorang Supervisor ?

mitos-1

Ada beberapa pandangan yang berbeda-beda, tergantung dari segmen mana pertanyaan itu dilontarkan.

Manakala pertanyaan itu diajukan kepada seorang Operator yang berada dibawah kendali seorang Supervisor, hampir mayoritas mereka memandang negatif terhadap Supervisor sebagai atasannya, meskipun ada juga beberapa orang yang memandang positif.

Namun dari berbagai pandangan itu dapat saya rangkum menjadi bebrapa point, dan saya ambil pandangan miring tentang seorang Supervisor menurut pandangan operator atau bawahannya.

Saya sendiri tidak tahu persis apakah pandangan mereka itu sebenarnya hanya sebuah mitos atau fakta yang terjadi dan yang mereka alami.

Berikut hasilnya :

  1. Supervisor itu hanya bisa memerintah dan lebih banyak duduk dikantor kayak “Boss”

picture1

2. Supervisor itu bisanya hanya teriak-teriak pemenuhan target dan biasanya sombong, suka lupa sama teman sendiri (karena efek posisi kali ya…??? heheee)

picture2

3. Terutama untuk mereka yang baru lulus kuliah kemudian kerja dan tiba-tiba menduduki jabatan Supervisor, maka mitos/fakta yang terjadi adalah dianggap sebagai Anak kemarin sore tapi sok ngatur sama yang lebih senior.

4. Tingkah lakunya suka semaunya sendiri, mereka tidak peduli dengan budaya atau aturan yang selama ini dibangun di team kerja mereka.

picture3

5. Supervisor itu justru orang yang tidak tertib, suka melanggar administrasi, suka menganggap gampang suatu aturan, suka melanggar SOP yang dibuatnya sendiri, dan yang lebih parah biasanya seorang supervisor itu justru malah sering telat.

6. Namun ada juga seorang supervisor yang justru terlalu membela bawahannya, karena mereka menganggap semua anak buahnya sudah mapan dan skill nya sudah mumpuni, sehingga mereka menjadi over protected.

picture4

7. Supervisor itu justru orangnya kurang teliti, sering kebobolan. Dia juga suka menyepelekan bagian lain, seolah-olah bagian dia sendiri yang terbaik dan tidak membutuhkan bagian lain.

8. Nah yang satu ini biasanya Supervisor yang kepepet, dia banyak janji namun buktinya gak ada alias PHP.

picture5

9. Supervisor itu suka “Potong Kompas” ke atasan yang lebih tinggi kalau menghadapi masalah. Dia by pass orang yang menjadi atasannya langsung, biasa…. “cari muka” kata atasannya langsung. Ini yang bahaya suasana kerja jadi penuh dengan persaingan yang kurang sehat. Biasanya yang penting Boss Senang.

10. Ada juga yang mengatakan kalo Supervisor itu sukanya hura-hura dan eksklusif, nggak mau nongkrong dengan orang yang nggak selevel. Maklum orang ini merasa gajinya lebih besar dibanding yang lain jadi yaaa… gitu deeh….

11. Ada juga seorang Supervisor yang karena saking banyaknya urusan atau pekerjaan yang harus dia selesaikan, maka dia cenderung untuk lebih memperhatikan urusannya sendiri dibanding mengendalikan anak buahnya.

picture6

12. Karena saking banyaknya pekerjaan yang harus diselesaikan maka biasanya nggak punya waktu untuk belajar lagi. Apalagi untuk membaca buku… pasti jarang.

13. Nah, ini kerjaan seorang Supervisor ketika nongkrong, ngrumpi sesama Supervisor baik saat jam kerja maupun saat istirahat, yaitu suka ngomongin kejelekan bawahannya.

picture7

14. Boss is Boss, right or wrong it’s Boss – Demikian kata-kata yang sering menjadi viral jika berbicara masalah perilaku seorang pimpinan (terutama Supervisor). Sehingga menjadi bisa menjadi Mitos atau fakta bahwa seorang Supervisor justru sering melanggar aturan yang telah diucapkan dia sendiri.

15. Disamping itu ada juga kecenderungan bahwa seorang Supervisor oleh bawahannya dianggap suka memaksakan kehendak dan maunya serba cepat.

picture8

16. Karena merasa dirinya seorang Boss yang gak pernah salah maka biasanya terjadi mitos atau fakta bahwa seorang Supervisor itu tak mau disalahkan atau menerima saran dari bawahan. Emang gak semua siih… tapi keluhan bawahan seperti itu ternyata selalu ada. Dan yang lebih parah lagi biasanya Supervisor yang seperti itu keputusannya selalu berubah-ubah. Bikin bingung bawahan…….

picture9

17. naaah… ini kalo seorang Supervisor yang pengetahuannya pas-pasan…. nggak menguasai prosesnya, nggak mengenali siapa saja bawahannya. maka apa yang dia lakukan biasanya hanya “Nyuruh…. nyuruh… dan nyuruuh…” aja tanpa bisa memberi contoh (lha gimana mau memberi contoh… lha wong tau aja enggak…. hahaaahaa… kasian deh loe…)

picture10

Naah… dari kasak-kusuk, gunjingan, omongan-omongan negatif tentang seorang Supervisor diatas, kira-kira Anda masuk kategori yang mana ?

“Sak bejo-bejone wong sing bejo…. isih luwih bejo wong kang Eling lan Waspodo..” demikian kalimat yang pernah diucapkan mendiang Presiden Soeharto.

Maka mari, sebagai seorang Supervisor, kita mulai eling lan waspodo tentang kedudukan dan fungsi kita sebagai seorang Supervisor.

Tujuannya ialah agar bawahan atau anggota team kerja kita bisa lebih respek, lebih menghargai dan mencintai kita sebgai pimpinannya. sehingga produktivitas bisa terus meningkat.

picture11

Terima kasih dan salam Supervisor, semoga bermanfaat.

Kritik dan saran silahkan di comment.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s