EXCELLENCE PERSONALITY

BAGAIMANA KEMARAHAN DAPAT MEMPENGARUHI OTAK DAN KEHIDUPAN ANDA

Marah merupakan salah satu cara untuk meluapkan emosi negatif. Sebenarnya tidak ada yang salah dengan meluapkan emosi melalui kemarahan, selama dilakukan dalam batas yang wajar. Namun hati-hati jika hal ini terlalu sering dilakukan, apalagi tanpa alasan yang tidak jelas. Jika Anda Suka marah-marah tanpa alasan yang jelas bisa jadi Anda mengalami salah satu tanda gangguan BPD (borderline personality disorder).

Marah merupakan bagian dari emosi yang universal. Manusia tidak mungkin tidak pernah marah. Kemarahan biasanya muncul dari banyak hal, misalnya kecewa, frustasi, atau terganggu. Namun, ada miskonsepsi tentang kemarahan. Masih banyak yang mengira bahwa marah selalu identik dengan suara keras atau sifat yang merusak.

Ada kalanya tanpa disadari kita terbang bebas menuju ke zona marah, seperti ketika kita menghadapi situasi yang keterlaluan atau ketika kita sedang beradu  argumentasi  dengan orang dengan seseorang terutama untuk maslah-masalah yang sangat krusial, seperti yang baru-baru ini sedang viral yaitu telah disahkannya Undang-undang Omnibus Law klaster ketenagakerjaan, yang lebih terkenal dengan Undang-undang ciptakerja yang baru. Disatu sisi Pemerintah menganggap bahwa Undang-undang ini sangat bermanfaat bagi para pekerja dan menghidupkan iklim investasi di Indonesia, disisi lain, para buruh terprovokasi adanya berita-berita hoax yang menyatakan bahwa undang-undang ini menyengsarakan rakyat. Kita mungkin berpikir dan berharap bahwa kemarahan kita akan dibenarkan  oleh orang lain (meskipun mungkin kadang-kadang juga memang benar), dan kita memang memiliki hak untuk marah. Dengan menunjukkan kemarahan dihadapan public, dengan cara merusak, membakar, seolah-olah kita beharap orang-orang yang berbeda pemikiran dengan kita akan tunduk dengan kemarahan kita.

Photo by Pixabay on Pexels.com

Tapi apakah Anda tahu apa yang terjadi setiap kali Anda marah? Pertama, percikan pertama kemarahan mengaktifkan amygala kita, bagian dari otak kita yang terlibat saat mengalami emosi – bahkan sebelum Anda menyadari kemarahan itu sendiri. Ini awal dari reaksi berantai dalam otak kita yang mengarah ke kelenjar adrenal yang kemudian mensekresi hormon stres seperti kortisol, adrenalin, dan noradrenalin.

Kortisol dilepaskan sebagai  respon terhadap stres dan konsentrasi glukosa darah yang menurun. Ini berfungsi untuk meningkatkan gula darah, untuk menekan sistem kekebalan tubuh, dan untuk membantu dalam metabolisme lemak, protein, dan karbohidrat. [ 1 ]

Adrenalin meningkatkan aliran darah ke otot-otot, output jantung, pelebaran pupil, dan gula darah. [ 2 ]

Noradrenalin meningkatkan gairah dan kewaspadaan, dan memfokuskan perhatian; juga meningkatkan kegelisahan dan kecemasan. Dalam tubuh kita, meningkatkan denyut jantung dan tekanan darah, memicu pelepasan glukosa dari tempat penyimpanan  energi, meningkatkan aliran darah ke otot rangka, dan mengurangi aliran darah ke sistem pencernaan. [ 3 ]

Photo by David Cassolato on Pexels.com

Dalam situasi kehidupan nyata yang berbahaya seperti ketika kita dihadapkan dengan seorang perampok, demonstrasi kekerasan yang disertai pemukulan, pelemparan, pembakaran dan pengrusakan, aktivasi hormon ini adalah hal yang baik, karena indra semua tubuh kita dan fungsi yang sekarang disalurkan untuk menghadapi bahaya fisik. Kita mampu bereaksi dengan cepat, kita lebih waspada, dan hati kita berdetak lebih cepat – yang akan membantu kita bertindak cepat dalam menangani bahaya.

Tapi ketika hormon stres terus menerus dirilis meskipun tak ada bahaya nyata, ini menciptakan rantai efek negatif pada tubuh kita dan di dalam otak kita. Nah sekarang mari kita lihat apa yang akan terjadi.

  1. Yang terjadi di Otak kita :
    1. Kortisol tinggi menyebabkan hilangnya neuron di korteks prefrontal kita. Hal ini membuat Anda mampu membuat keputusan yang baik untuk masa depan.
    2. Kortisol tinggi membunuh neuron di hippocampus dan mengganggu proses peremajaan neuron yang baru. Ini melemahkan memori jangka pendek dan menghambat  Anda  untuk mengingat memori  yang baru saja terjadi (mungkin tidak ingat apa yang baru saja Anda katakan dalam sebuah argumentasi).
    3. Terlalu banyak kortisol menurun serotonin – hormon yang membuat Anda bahagia. Hal ini membuat Anda merasa marah dan sakit lebih mudah, serta peningkatan perilaku agresif dan menyebabkan depresi.
  2. Yang terjadi di dalam tubuh kita:
    1. Sistem Kardiovaskular :
      • denyut jantung kita↑
      • Tekanan darah ↑
      • glukosa darah ↑ (dalam  jangka panjang glukosa darah yang tinggi dapat menyebabkan kerusakan saraf Anda, pembuluh darah, dan organ)
      • Ketika gejala ini menjadi kronis, pembuluh darah kita menjadi tersumbat dan akan terjadi kerusakan. Hal ini dapat menyebabkan stroke dan serangan jantung.
    2. Sistem kekebalan tubuh:
      • Fungsi Tiroid  ↓
      • Jumlah  sel pembunuh alami↓
      • Jumlah sel yang terinfeksi virus ↑  
      • Resiko terkena kanker ↑
    3. Sistem Pencernaan :
      • aliran darah ↓
      • metabolisme ↓
      • mulut kering ↑
    4.  bagian tubuh lain :
      • Daya penglihatan Mata  ↓
      • migrain ↑
      • sakit kepala ↑
      • Kepadatan tulang ↓

Melansir berbagai sumber, berikut ini ragam bahaya suka marah-marah bagi kesehatan fisik yang perlu diwaspadai:

  1. Tukak lambung

Dalam Buku Mengenal Perilaku Abnormal (2006) karya Dr. A. Supratiknya, tukak lambung adalah luka di lambung. Tukak lambung disebabkan oleh keluarnya cairan asam secara berlebihan, sehingga menimbulkan luka pada dinding lambung. Terbukti, emosi-emosi yang negatif seperti marah-marah, termasuk kesedihan, agresi, kecemasan, kebencian, dapat merangsangproduksi asam lambung secara berlebihan. Akibatnya, lambung melakukan pencernaan terhadap dirinya sendiri dan timbul luka.

2. Migrain dan pusing karena tegang (tension-headaches)

Sebagian besar keluhan pusing-pusing berkaitan dengan ketegangan emosi. Karena kaum wanita dilaporkan lebih emosional dibanding kaum laki-laki, maka gangguan ini pun lebih lazim ditemukan pada kaum wanita daripada pria.

Berikut ini beda migrain dan pusing karena tegang:

a. Migrain

Migrain adalah gejala pusing kepala sangat nyeri yang menyerang penderita berulang-ulang secara periodik. Kadang-kadang gejala ini dirasakan hanya di salah satu belahan kepala atau otak, kadang-kadang menyerang seluruh kepala, dan kadang-kadang berpindah-pindah dari belahan kepala yang satu ke belahan lainnya. Gangguan ini dilaporkan lebih sering dialami oleh kaum wanita daripada pria. Penyebab migrain salah satunya yakni pembesaran pembesaran pembuluh darah dalam otak akibat ketegangan emosi. Migrain relatif lebih sulit disembuhkan dibandingkan nyeri kepala lainnya.

b. Pusing karena tegang biasa

Ketegangan emosi maupun stres dapat mengakibatkan kontraksi otot-otot di sekeliling tengkorak. Kontraksi otot ini pada gilirannya dapat mengakibatkan penyempitan pembuluh darah di sekeliling tengkorak dan menimbulkan pusing-pusing.

3. Hipertensi

Suka marah atau ketegangan emosi juga dapat mengakibatkan penyempitan pembuluh darah pada organ-organ dalam. Akibatnya, darah dialirkan dalam jumlah yang lebih besar ke otot-otot tubuh, seperti tangan dan kaki, sehingga bagian itu terasa tegang. Namun, yang lebih serius, penyempitan pembuluh darah pada organ-organ dalam tersebut bisa menyebabkan jantung bekerja keras, berdetak lebih cepat. Akibatnya, tekanan darah meningkat. Semua gejala ini bakal hilang apabila ketegangan emosi yang menjadi penyebabnya juga hilang. Jika suka marah-marah maupun stres tersebut berlangsung berkepanjangan, maka tekanan darah tinggi pun bisa menjadi kronik dan timbullah hipertesi. Sementara, hipertensi dapat menimbulkan sejumlah risiko kesehatan lain yang lebih berbahaya, seperti gagal ginjal, kebutaan, pusing, dan lain sebagainya.

4. Serangan jantung

Gangguan ini memiliki ciri, sebagai berikut: Sangat sering didahului dengan hipertensi Berkorelasi dengan pengalaman-pengalaman hidup yang menimbulkan emosi dan stres, seperti kerja berat, kecemasan, depresi, perceraian, perselisihan Orang-orang yang memiliki kepribadian agresif, suka marah, serba cepat dalam melakukan apa saja, mudah frustasi, tidak sabaran, cepat gusar, hingga mudah merasa bersalah menurut ahli lebih mudah terserang hipertensi dan gangguan-gangguan kardiovaskular lainnya, dibanding orang-orang yang memiliki kepribadian sebaliknya.

5. Asma

Selain gangguan-gangguan yang sudah disebut, salah satu gangguan psikosomatik lain yang cukup banyak ditemukan adalah asma atau gangguan pernapasan (sulit bernapas) karena terjadi penyempitan jalan pernapasan. Gangguan psikomatik adalah gangguan fisik yang disebabkan oleh faktor-faktor psikologis. Ada bukti kuat bahwa salah satu penyebab asma adalah gangguan emosi, termasuk suka marah.

6. Meningkatkan risiko stroke

Jika Anda suka marah, berhati-hatilah. Melansir Everyday Health, sebuah studi menemukan ada risiko tiga kali lebih tinggi seseorang mengalami stroke akibat terjadi bekuan darah ke otak atau pendarahan di dalam otak selama dua jam setelah ledakan amarah. Kabar baiknya, Anda dapat menghindari stroke ini dengan mulai belajar mengendalikan emosi. Anda harus pandai mengidentifikasi apa yang kerap memicu amarah, dan kemudian mencari cara untuk mengubah respons marah tersebut. Daripada kehilangan kesabaran, akan lebih baik jika Anda melakukan olah pernapasan dalam.

7. Melemahkan daya tahan tubuh

Jika selalu marah, Anda mungkin akan lebih sering merasa sakit. Dalam sebuah penelitian, ilmuwan Universitas Harvard menemukan bahwa pada orang sehat, hanya dengan mengingat pengalaman marah dari masa lalu, dapat menyebabkan penurunan tingkat antibodi imunoglobulin A, yakni garis pertahanan pertama sel dalam melawan infeksi selama 6 jam. Jadi, jika Anda adalah seseorang yang suka marah, sistem kekebalan tubuh Anda terus terancam.

8. Penuaan dini

Melansir Buku Don’t Be Angry Mom (2019) oleh dr. Nurul Afifah, rasa marah juga bisa menegangkan otot-otot di wajah sehingga mengakibatkan keriput. Selain itu, tersebarnya hormon kortisol akibat marah dapat menyebabkan berkurangnya produksi kolagen pada kulit. Kolagen diketahui merupakan bahan utama yang membuat kulit tetap awet muda, kencang, dan kenyal. Jadi, kulit akan jadi lebih tua jika Anda suka marah.

Sedangkan menurut  lifesupportscounselling.com.au  ada 10 jenis marah yang umum ada di masyarakat. Dengan mengetahui jenisnya, semoga saja Anda bisa tahu bagaimana mengontrolnya.

1. Assertive anger

Jenis marah ini merupakan yang paling “kalem”. Alih-alih memperlihatkan kemarahan, orang dengan tipe marah ini cenderung menghindar dari konfrontasi dan menahan diri mengeluarkan kata-kata kasar. Orang dengan tipe marah seperti ini cenderung memotivasi untuk menjadi lebih baik.

2. Behavioural anger

Kemarahan jenis ini lebih melibatkan ekspresi fisik dan cenderung agresif. Orang dengan marah jenis ini biasanya menyerang seseorang atau merusak barang yang ada di sekelilingnya. Kemarahan jenis ini biasanya tidak bisa diprediksi dan punya konsekuensi negatif di akhirnya. Jika memiliki jenis marah ini, sebaiknya segera pergi dari tempat di mana Anda marah untuk mengatur napas dan mengontrol emosi.

3. Chronic anger

Orang dengan jenis marah ini biasanya lebih memilih ditahan dan cenderung menyalahkan dirinya sendiri. Bahayanya, jika terus menerus tidak diperbaiki, kemarahannya justru akan membuat tidak sehat. Biasanya kemarahan ini timbul karena benci dengan orang lain atau frustrasi pada keadaan. Cara paling baik untuk meredam amarah jenis ini adalah memaafkan.

4. Judgmental anger

Kemarahan ini boleh jadi karena kemarahan yang sebenarnya. Jenis marah ini muncul sebagai reaksi saat melihat atau menerima ketidakadilan. Walaupun terlihat punya nilai positif, tak menutup kemungkinan bahwa orang dengan marah ini dijauhi karena perbedaan pandangan dengan orang lain di sekitarnya.

5. Overwhelmed anger

Inilah tipe marah yang tidak terkontrol. Marah ini biasanya muncul karena akumulasi dari kondisi di luar batas kemampuan kita, diikuti dengan perasaan tanpa harapan atau frustrasi. Ini biasanya muncul karena terlalu banyak tanggung jawab yang dipikul atau karena ketidakmampuan melawan stres.

6. Passive aggressive anger

Jenis marah ini biasanya tidak menyerang seseorang secara langsung. Biasanya, orang dengan jenis marah ini lebih memilih untuk sinis atau menyalahkan kejadian. Perilaku ini biasanya membuat ambigu dan membingungkan orang lain. Belajar tentang komunikasi yang asertif menjadi salah satu cara untuk mengelola kemarahan ini.

7. Retaliatory anger

Jenis marah ini biasanya direspons dengan rasa balas dendam atau ingin membalas. Biasanya orang yang memiliki tipe kemarahan ini sudah mempersiapkan diri dan bertujuan. Tak jarang, pembalasannya dilakukan dengan intimidasi yang cenderung menyulut tensi menjadi lebih tinggi. Kemarahan model ini bisa menjadi fatal jika tidak diredam.

8. Self-abusive anger

Kemarahan ini muncul karena merasa putus asa, tidak berharga, disakiti, atau malu. Orang dengan kemarahan seperti ini biasanya tidak bisa mengekspresikan dan cenderung menyalurkannya dengan berbicara yang buruk terhadap diri sendiri. Tak jarang, mereka menyakiti diri sendiri.

9. Verbal anger

Walaupun terlihat tidak menakutkan, kemarahan jenis ini berpotensi menyerang lawan bicara secara psikologis. Biasanya kemarahan ini diikuti dengan ekspresi teriak, mengancam, sarkasme, hingga kritik yang menyalahkan. Kemarahan ini bertujuan untuk mempermalukan seseorang. Jika memiliki jenis ini, sebaiknya belajar menahan diri untuk berteriak dan cobalah untuk mengeluarkan argumen dengan lebih tertata dan tenang.

10. Volatile anger

Kemarahan ini cenderung naik turun seperti rollercoaster. Anda bisa marah besar cepat sekali, tetapi seketika kemudian langsung tenang. Jenis marah ini sebenarnya dijauhi oleh orang lain karena mereka cenderung takut untuk berinteraksi dengan Anda. Untuk itu, Anda harus belajar mengontrolnya agar tidak terekskalasi.

POSITIVE MIND

Mengurangi Kekhawatiran yang Berlebihan

Situasi kehidupan yang terjadi saat ini, seperti pertikaian politik, pandemi, perubahan iklim, demo anarkis yang tak pernah ada habisnya, banyaknya perusahaan yang terpaksa harus mengurangi jumlah karyawannya, disaat yang sama sebagai karyawan juga khawatir akan dirumahkan atau bahkan di PHK, dan tantangan atau kondisi negativitas sehari-hari – semua orang khawatir. Pertanyaannya adalah seberapa besar tingkat kekhawatiran mereka?

Khawatir adalah pemikiran negatif yang kita lakukan saat kita dihadapkan pada ancaman nyata atau yang diantisipasi. Ini adalah komponen “berpikir” dari detak jantung fisik, pernapasan dangkal dan telapak tangan berkeringat yang membentuk kecemasan. “Bagaimana jika saya kehilangan pekerjaan?” “Bagaimana jika kita dihantam badai lain? Bagaimana jika sesuatu terjadi pada anak saya? ” itulah hal-hal yang sering menimbulkan perasaan khawatir pada diri kita. Dan masih banyak lagi.

Meskipun tingkat kekhawatiran tertentu mungkin mendorong kita untuk membuat rencana ke depan, meminta bantuan, atau mengubah pola perilaku, para ahli memberi tahu kita bahwa kekhawatiran yang berlebihan itu beracun.

Apa yang Menyebabkan Kekhawatiran yang Berlebihan

Kesalahpahaman umum yang memicu kekhawatiran berlebihan adalah keyakinan bahwa kekhawatiran sebenarnya menghasilkan sesuatu yang positif:

“Saya harus siap saat sepatu lainnya jatuh.”

Dampak Kekhawatiran yang Berlebihan

Kenyataannya, kekhawatiran yang berlebihan bukan hanya tidak efektif sebagai strategi; hal ini sering kali memicu lingkaran setan kelumpuhan, pemecahan masalah yang buruk, dan ketakutan untuk mengatasinya yang pada gilirannya meningkatkan lebih banyak kekhawatiran.

Secara fisik, kekhawatiran yang berlebihan itu mahal. Ini trip pelepasan hormon stres, mengganggu pola tidur dan makan dan sering membahayakan sistem kekebalan tubuh.

Secara keseluruhan, menghabiskan waktu untuk “mengantisipasi yang terburuk” justru melemahkan daripada mempersiapkan kita untuk apa yang mungkin atau mungkin tidak terjadi.

Beberapa Cara untuk Mengurangi Kekhawatiran yang Beracun

Kekhawatiran tidak perlu menjadi siklus beracun yang membutuhkan lebih dari yang diberikannya. Berikut enam strategi untuk meredakan kekhawatiran beracun:

  1. Pertimbangkan kembali dan Fokus kembali

Apakah Anda mengkhawatirkan “Bagaimana jika” atau “Apa?” Kekhawatiran yang paling berlebihan adalah tentang ‘Bagaimana jika’ – sesuatu yang kami tidak punya bukti akan terjadi. Menjaga Anda tetap fokus dan energi untuk membahas ‘apa adanya’ tidak hanya lebih realistis tetapi lebih mungkin berdampak positif pada hidup Anda.

2. Dari Pikiran ke Tindakan

Photo by meo on Pexels.com

Sebagai aturan praktis, jika kita bertindak terlalu banyak, masuk akal untuk mulai berpikir dan jika kita terlalu banyak berpikir, masuk akal untuk mulai bertindak.

Oleh karena itu, strategi berharga lainnya untuk mengurangi kekhawatiran adalah berpindah dari pikiran ke tindakan. Sekecil apapun, perpindahan dari perenungan ke pergerakan dapat berdampak pada terganggunya siklus kekhawatiran.

Alih-alih mengkhawatirkan diri Anda sendiri “sakit” tentang panggilan ke dokter Anda untuk mendapatkan hasil tes – lakukan panggilan tersebut.

Alih-alih berbaring di tempat tidur mengkhawatirkan apa yang perlu Anda lakukan keesokan harinya – bangun, tulis daftar, lalu “tidur di atasnya”.

Daripada khawatir akan diberhentikan, ambil langkah apa pun untuk mempertimbangkan pelatihan atau kesempatan kerja tambahan.

Ketika sepertinya tidak ada yang bisa dilakukan selain khawatir, beberapa orang melakukan sesuatu yang berbeda. Baik itu meditasi, olahraga atau doa, melakukan sesuatu yang berbeda untuk mengurangi kekhawatiran.

3. Bagikan masalah Anda dan Carilah Udara segar.

Salah satu penangkal paling ampuh untuk kekhawatiran berlebihan adalah hubungan dengan orang lain.

Tindakan berbagi itu sendiri menurunkan kecemasan karena hal itu memindahkan kekhawatiran dari ketakutan internal ke ekspresi verbal. Hanya dengan “menayangkan” saja, bisa mengundang perspektif yang lebih realistis.

Ada juga kecenderungan untuk menjadi kurang waspada dan tidak terlalu khawatir – ketika orang lain mengetahui kekhawatiran Anda.

Ketika pasangan dan anak-anak memberi tahu pasangan dan orang tua tentang kekhawatiran mereka, mereka sering meminta seseorang untuk menahannya. Itu meringankan beban emosional.

  Berbagi juga membantu karena sulit untuk tetap terjebak dalam lingkaran kekhawatiran yang berlebihan ketika orang lain menyela pemikiran tersebut dengan perspektif yang berbeda atau informasi tambahan.

“Ya, saya takut dengan anak-anak yang melakukan perjalanan sekolah atau perjalanan kelyar kota atau bepergian ke luar negeri, tetapi haruskah kita membiarkan rasa takut mengunci mereka dari perjalanan untuk mencari pengalaman hidup mereka?” itulah kehawatiran yang sering terjadi pada orang tua terhadap anaknya.

4. Tunda KeKhawatiran Anda

Hanya sedikit orang yang mendapat manfaat dari saran “Berhenti khawatir!”

Meskipun mengabaikan kekhawatiran mungkin tidak realistis, menunda kekhawatiran terbukti membantu banyak orang.

Memilih kapan harus khawatir membuat Anda bertanggung jawab. Ini memberi Anda ruang dan waktu psikologis untuk melakukan sesuatu atau memikirkan hal lain. Hal ini menurunkan kecemasan dan sering kali memberikan penilaian yang lebih realistis ketika Anda memikirkannya.

Banyak orang khawatir di malam hari ketika mereka sangat kelelahan, pertahanan mereka melemah, mereka merasa mundur dan sepertinya tidak ada yang mungkin. Banyak orang merasa bahwa menunda kekhawatiran sampai pagi sangat berharga. (Beberapa menuliskannya — jadi mereka memindahkannya dari pikiran ke kertas)

Dalam terang hari banyak menemukan bahwa kedua penyebab kekhawatiran, apalagi kebutuhan akan solusi telah berubah secara dramatis.

5. Siapkan “waktu khawatir” Anda

Dalam menghadapi kekhawatiran yang tidak kunjung berhenti, Edna Foa merekomendasikan rencana penundaan sistematis yang berkelanjutan dan “waktu khawatir” yang ditentukan untuk mengganggu dan mengencerkan pola tersebut.

Setelah Anda menunda kekhawatiran Anda, ada gunanya “melakukan” hal lain. Seringkali waktu yang dihabiskan untuk aktivitas lain mulai menyita perhatian Anda dan mengurangi kecemasan Anda. Terkadang mengejutkan bagi yang cemas karena mereka begitu asyik dengan aktivitas baru yang positif – mereka lupa khawatir.

6. Mengubah Dialog Batin Kita

Photo by Magicbowls on Pexels.com

Yang memicu lingkaran kekhawatiran sering kali adalah suara diri yang rentan atau trauma yang tidak dapat mengakses atau mengingat kekuatan pribadi dan keterampilan mengatasi masalah.

Banyak dari kita pada suatu saat bisa cukup terjebak dalam kekhawatiran untuk bertanya: “Apa yang akan saya lakukan?” “Bagaimana jika keputusan saya salah?” “Bagaimana hasilnya?” “Haruskah saya berbuat lebih banyak untuk membantu?”

Secara sadar menantang dialog batin yang menakutkan dengan memikirkan kisah hidup Anda dan berhubungan dengan diri yang bertahan lebih kuat dapat menegakkan kembali perspektif positif dan mengubah dialog.

7. Pertimbangkan kekuatan pernyataan internal berikut dalam mengurangi kekhawatiran yang berlebihan:

“Saya bisa berubah pikiran jika tidak berhasil.”

“Saya bisa terus khawatir tapi ini bukan masalah saya.”

“Saya biasanya menemukan cara untuk mengatasinya – bahkan jika itu menjadi sulit.”

Aku tidak butuh jawabannya sekarang.

“Ketika saya harus menghadapinya – saya akan melakukannya.”

Meskipun selalu ada alasan untuk khawatir, tidak pernah ada alasan untuk khawatir sampai pada tingkat yang mengaburkan kemungkinan dan hal positif yang diberikan kepada kita.

sumber : Suzanne Phillips, Psy.D., ABPP (https://blogs.psychcentral.com/healing-together/2020/02/how-can-we-reduce-excessive-worry-strategies/ )

What the Running Problems

ITBS (Iliotibial Band Syndrome)

Sekedar sharing apa yang pernah saya alami selama menekuni dunia olahraga terutama lari (Running). Beberapa masalah yang sering saya temui atau rasakan selama melakukan olahraga lari. Pertama kali mengikuti lomba lari langsung masuk 10km. apa yang saya alami adalah jari-jari kaki pada mlepuh (blister) dan lecet. Seiring berjalannya waktu, sekitar bulan agustus tahun 2018, saya beranikan diri untuk ikut event Ultra Marathon dari Yogyakarta – Semarang menempuh jarak 150km. Mulai dari kilometer 73 lutut bagian kanan terasa sangat nyeri, terutama dibagian luar lutut bagian samping. Lutut seolah-olah mengunci dan sangat sulit digerakkan karena sakitnya amat sangat. namun saya tidak mengetahui gejala apakah itu. Sekitar 4 bulan setelah itu, tepatnya dibulan Desember 2018 saya memberanikan diri mengikuti event ultra marathon sejauh 83km. namun sampai garis finish saya tidak merasakan apa-apa. Everything alright.

Tetapi ternyata beberapa hari yang lalu, tepat hari minggu, 27 September 2020, ketika saya melakukan latihan Half marathon, tiba-tiba gejala itu muncul lagi mulai kilometer 18. Gejalanya sama persis. Setelah saya cari di internet saya baru mengetahui bahwa gejala itu adalah IT Band Syndrome (Iliotibial Band Syndrome) aau biasa disebut ITBS.

Apa itu ITBS?

ITBS atau iliotibial band syndrome adalah cedera akibat penggunaan berlebihan jaringan ikat paha bagian luar dan lutut yang disebut jaringan ikat iliotibial.

Jaringan ikat iliotibial adalah jaringan ikat panjang yang terbentang dari panggul sampai lutut dan tulang kering.

Jaringan ikat iliotibial penting untuk menjaga kestabilan bagian luar lutut ketika bergerak. Jaringan ikat iliotibial juga penting untuk membantu pergerakan sendi panggul

ITBS terjadi ketika penggunaan berlebihan jaringan ikat iliotibial akibat terlalu sering melakukan aktivitas yang membutuhkan posisi menekuk lutut misalnya orang yang sering berlari, bersepeda, mendaki, dan berjalan jarak jauh.

Apa Tanda dan Gejala ITBS

Penggunaan berlebihan jaringan ikat iliotibial menyebabkan iritasi dan meradang sehingga menimbulkan rasa nyeri.

Nyeri dan rasa panas biasanya dirasakan di bagian luar lutut atau paha bagian bawah. Kadang nyeri bisa juga dirasakan di panggul. Turun tangga dan berdiri dari posisi duduk akan memperberat rasa nyeri 

Semakin lama dibiarkan dan tidak ditangani dengan baik, nyeri yang dirasakan akan menetap dan terasa seperti menusuk bahkan bisa terjadi pembengkakan pada lutut.

Apa Penyebab ITBS

Penyebab utama terjadinya ITBS adalah latihan fisik yang melibatkan paha dan lutut yang terlalu berat atau akibat peningkatan intensitas latihan fisik yang tidak secara bertahap namun terlalu cepat.

Jadi pada prinsipnya, aktivitas apapun yang menyebabkan hal di atas akan menimbulkan ITBS. Selain itu, kondisi lutut bawaan tertentu meningkatkan resiko terjadinya ITBS.

Penyebab ITBS bisa digolongkan menjadi:

1. Tidak melakukan teknik latihan fisik yang benar

Olahraga memang gampang dilakukan, namun teknik latihan fisik yang benar tidak diketahui banyak orang.

Kesalahan yang sering dilakukan orang ketika berolahraga yang menyebabkannya rentan mengalami ITBS antara lain:

  • Tidak melakukan atau hanya sebentar melakukan pemanasan, peregangan, dan pendinginan ketika berolahraga
  • Melakukan latihan fisik melebihi kapasitas fisik seharusnya
  • Waktu istirahat antara latihan fisik yang satu dengan yang lain tidak cukup sehingga tidak memberikan waktu pemulihan dan istirahat bagi tubuh
  • Menggunakan sepatu olahraga yang sudah tidak cocok lagi
  • Sering berlari dalam medan yang menurun atau menanjak

2. Keadaan fisik bawaan tertentu

Selain faktor kesalahan teknik latihan fisik, keadaan fisik bawaan tertentu juga meningkatkan resiko seseorang mengalami ITBS, di antaranya:

  • Kaki berbentuk O
  • Pengapuran sendi lutut
  • Kaki yang tidak sama panjang
  • Kelemahan pada otot perut, bokong, atau otot panggul

Bagaimana Cara mengobati ITBS

Penatalaksanaan ITBS bersifat menyeluruh, artinya melibatkan beberapa cara yang harus dilakukan berkesinambungan.

Penatalaksanaannya digolongkan sebagai berikut :

1. Metode RICE

RICE merupakan kepanjangan dari rest, ice, compression, dan elevation. Metode-metode adalah penatalaksanaan awal saat serangan akut untuk segera meredakan gejala dan mengurangi keparahan ITBS.

  • Rest atau reduced activity

Anda dianjurkan untuk mengistirahatkan dan mengurangi pergerakan pada tungkai yang mengalami ITBS.

  • Ice

Segera kompres dingin (es) area bagian luar lutut selama 15 menit. Hal ini bertujuan untuk meredakan nyeri dan peradangan.

  • Compresion

Lakukan pembalutan pada area yang mengalami ITBS. Ini bertujuan untuk menstabilkan lutut dan mengurangi gesekan pada jaringan ikat iliotibial. Perlu diingat, compression biasanya dilakukan oleh dokter Anda.

  • Elevation

Sembari mengkompres lutut Anda dengan es, usahakan posisi tungkai Anda naik. Sebaiknya posisi tungkai di atas level jantung.

2. Obat-obatan

Untuk meredakan nyeri dan peradangan akibat ITBS, biasanya dokter akan meresepkan penghilang nyeri yang diminum seperti golongan NSAID.

Namun apabila gejala ITBS tetap ada setelah mengikuti metode RICE, mengkonsumsi obat NSAID, dan menjalani terapi fisik selama 12 minggu, maka dokter bisa mempertimbangkan memberikan obat steroid suntik.

3. Fisioterapi

Ketika nyeri akibat ITBS sudah hilang, maka langkah selanjutnya adalah terapi fisik (fisioterapi).

Seorang fisioterapis akan melakukan berbagai teknik untuk membantu Anda meningkatkan kekuatan, mobilitas, dan fleksibilitas tungkai.

4. Operasi Tindakan operasi jarang diperlukan untuk mengatasi ITBS. Operasi hanya dilakukan bila nyeri ITBS terus berlangsung dan mengganggu aktivitas sehari-hari walaupun sudah mencoba terapi-terapi di atas selama enam bulan.

Bagaimana Cara mencegah ITBS

Karena atlet lari adalah orang yang paling rentan mengalami ITBS, maka tips berikut dapat Anda coba untuk mencegah ITBS:

  • Lakukan teknik latihan fisik yang benar yaitu melakukan pemanasan, peregangan, dan pendinginan.
  • Sering melakukan peregangan pada area jaringan ikat iliotibial, otot panggul, otot paha, dan otot bokong.
  • Jangan meningkatkan jarak tempuh lari Anda lebih dari 10% per minggu. Selalu istirahat sehari selang waktu latihan Anda.
  • Pilihlah sepatu yang pas dan baik saat berlari karena sepatu yang tidak nyaman akan menyebabkan dan memperburuk gejala ITBS.
  • Pertimbangkan selang latihan lari Anda dengan jenis olahraga lain untuk menyeimbangkan kekuatan tubuh (misal berenang)
  • Pilihlah medan yang datar saat latihan lari
  • Coba metode lari ke belakang untuk memperbaiki ketidakseimbangan otot dan mengurangi tegangan pada lutut Anda
  • Berkonsultasi ke dokter mengenai kemungkinan pemakaian alat bantu orthotics.

Sumber : https://www.sehatq.com/penyakit/itbs-iliotibial-band-syndrome

Walk The Talk

ASESMEN “WALK THE TALK”

Apakah Kamu termasuk golongan orang yang N.A.T.O (No Action Talk Only) alias Ngomong Doang Nggak Pernah Action alias O.O.T (Omong-Omong Thok – bahasa Jawa) atau kalian termasuk golongan orang yang “Nggak Cuma Ngomong Doang” (Walk the Talk) dalam hidup Kamu? Naah… biar ngerti Kamu itu termasuk golongan yang mana, maka perlu diadakan apa yang dinamakan Asesmen ya Gaes, Sis. Terus apa aja sih yang jadi bahan asesmen nya? AYO KEPOIN! Aja disini.

LANGKAH-1

Sebelum memulai asesmen, gue udah siapin beberapa daftar nilai (value) yang mesti jadi pegangan dalam hidup kamu Gaes. Di antara nilai-nilai yang terdapat dalam daftar dibawah ini, identifikasikan sesuai dengan diri Kamu dan pilih 5 nilai yang paling penting bagi Kamu dengan memberi tanda “Centrang” √ (Atau jika nilai Kamu tidak terdapat dalam daftar maka jangan ragu untuk membuatnya sendiri!). terus apa aja isinya, nih kalo mau dikepoin.

Accountability (Akuntabilitas)Decisiveness (Ketegasan)Growth (Pertumbuhan)
Achievement (Prestasi)Dependability (Keteguhan)Happiness (Kebahagiaan)
Adventurousness (Kepetualangan)Determination (Penentuan)Hard work (Kerja keras)
Ambition (Ambisi)Diligence (Ketekunan)Health (Kesehatan)
Assertiveness (Ketegasan)Discipline (Disiplin)Honesty (Kejujuran)
Balance (Keseimbangan)Economy (Ekonomi)Honor (Kehormatan)
Being the best (Menjadi yang terbaik)Effectiveness (Efektivitas)Humility (Kerendahan hati)
Belonging (Rasa memiliki)Efficiency (Efisiensi)Independence (Kemerdekaan)
Boldness (Keberanian)Elegance (Keanggunan)Ingenuity (Kecerdikan)
Calmness (Ketenangan)Empathy (Empati)Insightfulness (Berwawasan)
Carefulness (Kehati-hatian)Enjoyment (Kenikmatan)Intelligence (Kecerdasan)
Challenge (Tantangan)Enthusiasm (Antusiasme)Intuition (Intuisi)
Cheerfulness (Kegembiraan)Excellence (Keunggulan)Joy (Kegembiraan)
Clear-mindedness (Pikiran jernih)Excitement (Kegembiraan)Justice (Keadilan)
Commitment (Komitmen)Expertise (Keahlian)Leadership (Kepemimpinan)
Community (Bermasyarakat)Exploration (Eksplorasi)Legacy (Warisan)
Compassion (Kasih sayangFairness (Keadilan)Love (Cinta)
Competitiveness (Daya saing)Faith (Iman)Loyalty (Loyalitas)
Consistency (Konsistensi)Family-oriented (Berorientasi keluarga)Making a difference (Membuat perbedaan)
Contentment (Kepuasan)Fidelity (Kesetiaan)Openness (Keterbukaan)
Contribution (Kontribusi)Fitness (Kebugaran)Originality (Keaslian)
Control (Kontrol)Focus (Fokus)Perfection (Kesempurnaan)
Cooperation (Kerja sama)Freedom (Kebebasan)Piety (Kesalehan)
Correctness (Ketepatan)Fun (Menyenangkan)Positivity (Positif)
Courtesy (Kesopanan)Generosity (Kemurahan hati)Practicality (Kepraktisan)
Creativity (Kreativitas)Goodness (Kebaikan)Preparedness (Kesiapan)
Curiosity (Keingintahuan)Grace (Rahmat)Professionalism (Profesionalisme)
Reliability (Kehandalan)Simplicity (Kesederhanaan)Trustworthiness (Dapat dipercaya)
Resourcefulness (Kecerdasan)Spontaneity (Spontanitas)Understanding (Pemahaman)
Restraint (Pengekangan)Stability (Stabilitas)Uniqueness (Keunikan)
Results-oriented (Berorientasi hasil)Strategic (Strategis)Usefulness (Kegunaan)
Security (Keamanan)Strength (Kekuatan)Vision (Penglihatan)
Self-actualization (Aktualisasi diri)Structure (Struktur)Vitality (Daya hidup)
Self-control (Kontrol diri)Success (Keberhasilan) 
Selflessness (Tidak mementingkan diri sendiri)Support (Dukungan) 
Self-reliance (Kemandirian)Teamwork (Kerja tim) 
Sensitivity (Kepekaan)Thankfulness (Rasa syukur) 
Serenity (Ketenangan)Thoughtfulness (Perhatian) 
Service (Layanan)Tolerance (Toleransi) 
Shrewdness (Kelihaian)Traditionalism (Tradisionalisme) 
sumber tabel : the cheerful mind

LANGKAH-2

Tuliskan lima nilai yang telah Kamu pilih diatas pada kolom paling kiri bawah (Top 5 Values).

Kemudian, beri peringkat setiap nilai pada skala 1 sampai 10, berdasarkan pentingnya nilai tertentu dalam hidup Kamu (10 benar-benar tidak dapat dinegosiasikan, 1 tidak penting sama sekali), di kolom tengah yaitu Peringkat Nilai (Value Rating).

Di kolom ketiga yaitu Peringkat Tindakan (Action Rating), beri nilai pada skala 1 sampai 10 berdasarkan seberapa baik Kamu menghayati nilai, dengan kata lain, seberapa baik Kamu “menjalankan apa yang Kamu katakan” alias “Nggak Ngomong Doang” (10 menjalankan sepenuhnya, dan 1 berarti tidak mengambil tindakan apa pun).

TOP 5 VALUESVALUE RATINGACTION RATING
   
   
   
   
   
jumlah row bisa menyesuaikan kebutuhan

WHY

Nah, setelah kamu isi table diatas, sekarang coba Periksa apakah ada perbedaan rating antara peringkat nilai (Value Rating) dengan peringkat tindakan (Action Rating) untuk masing-masing dari lima nilai yang kamu pilih. Renungkan alasan mengapa ada perbedaan dan tulislah pada daftar di bawah ini.

 
 
 
 
 
jumlah row menyesuaikan kebutuhan

ACTION

Untuk nilai di mana Kamu telah mencantumkan perbedaan antara nilai dan peringkat tindakan, langkah tindakan apa yang dapat Kamu lakukan agar lebih selaras? Tulislah pada kolom dibawah ini.

 
 
 
 
 
jumlah row menyesuaikan kebutuhan

PLANNING 1 TAHUN

Photo by Andrew on Pexels.com

Bagian selanjutnya ini akan membantu Kamu menyusun rencana tindakan untuk “menjalankan apa yang Kamu katakan” dalam hidup Kamu. Renungkan pertanyaan-pertanyaan berikut dan tulis jawaban Kamu di bawah ini.

Untuk setiap nilai tertinggi Kamu, tuliskan tujuan satu tahun yang akan membantu Kamu “Menjalankan apa yang Kamu katakan” dan hormati nilai-nilai ini dalam hidup Kamu selama tahun depan. Tuliskan rencana/tujuan Kamu selama setahun kedepan pada kolom dibawah ini.

 
 
 
 
 
jumlah row menyesuaikan kebutuhan

PLANNING 6 BULAN

Enam bulan dari sekarang, apa yang perlu Kamu terapkan dalam hidup Kamu sehingga Kamu dapat memenuhi tujuan satu tahun Kamu? Tuliskan apa yang akan Kamu lakukan pada kolom dibawah ini.

 
 
 
 
 
jumlah row menyesuaikan kebutuhan

PLANNING 3 BULAN

Tiga bulan dari sekarang, apa yang perlu Kamu terapkan dalam hidup Kamu sehingga Kamu dapat mencapai pencapaian enam bulan? Tulislah rencana tindakan Kamu pada kolom dibawah ini.

 
 
 
 
 
jumlah row menyesuaikan kebutuhan

PLANNING 1 BULAN

Apa yang akan menjadi fokus utama Kamu dalam 30 hari ke depan untuk memastikan bahwa Kamu mencapai pencapaian tiga bulan? Tuliskan rencana tindakan Kamu pada kolom dibawah ini.

 
 
 
 
 
jumlah row menyesuaikan kebutuhan

PLANNING 1 MINGGU

Apa yang akan Kamu lakukan minggu ini agar lebih selaras dengan nilai-nilai Kamu? Tuliskan rencana tindakan Kamu pada kolom dibawah ini.

 
 
 
 
 
jumlah row menyesuaikan kebutuhan

Nah dari hasil asesmen diatas maka akan kelihatan apakah kamu termasuk orang yang N.A.T.O atau orang yang Walk The Talk. Semoga latihan ini bermanfaat! Selamat, Kamu telah meluangkan waktu untuk memprioritaskan nilai-nilai Kamu sehingga Kamu dapat bersenang-senang sambil menyelesaikan pekerjaan!

HEALTH

Apakah Jalan Cepat menjadikan kita awet muda?

Jalan kaki telah terbukti meningkatkan kesehatan kardiovaskular, mengurangi stres, meningkatkan suasana hati, dan membantu menurunkan berat badan. Namun, jika Anda ingin meningkatkan umur panjang, ternyata kecepatan berjalan itu penting – dan Anda mendapat manfaat dari meningkatkan kecepatan. Sebuah penelitian baru-baru ini menemukan bahwa kecepatan berjalan yang lebih lambat bisa menjadi indikator umur yang lebih pendek dan meningkatkan peluang Anda untuk menua sebelum waktunya.

Sebuah Studi :

Studi yang dipublikasikan di Jama Network Open berusaha untuk menentukan apakah kecepatan berjalan dapat dikaitkan dengan penuaan biologis, fungsi neurokognitif, dan penurunan kognitif. Penelitian yang dilakukan selama lima dekade ini melibatkan lebih dari 900 peserta yang dipelajari untuk mengetahui indikator biologis penuaan berdasarkan seberapa cepat mereka berjalan. Penelitian dimulai saat partisipan berusia 3 tahun, dengan pengukuran terakhir dilakukan pada usia 45 tahun.

Para peneliti berfokus pada persentil ke-20 teratas dan persentil ke-20 terbawah dari 900 peserta, mengukur perbedaan kinerja dalam tiga kategori berjalan:

  1. Kecepatan berjalan normal
  2. Kecepatan berjalan normal saat melafalkan alfabet, melewatkan setiap huruf lainnya
  3. Kecepatan berjalan tercepat

Pejalan yang lebih lambat terukur rata-rata 2,7 mil per jam (mph), sedangkan pejalan tercepat dalam grup rata-rata sekitar 3,9 mph. Indeks massa tubuh (BMI), jumlah sel darah putih, tes kebugaran kardiovaskular secara keseluruhan dan pencitraan neurologis untuk menentukan kesehatan otak dilakukan.

Hasilnya :

Menurut temuan tersebut, kecepatan berjalan yang lebih lambat berdampak negatif pada otak dan kesehatan fisik secara keseluruhan di setiap kategori yang diukur. Pejalan yang lebih lambat juga terlihat lebih tua dalam penampilan dan memiliki skor keseimbangan dan kekuatan pegangan yang lebih rendah.

Selain itu, masalah ini tidak hanya terkait dengan orang tua; Peneliti juga menemukan kecepatan berjalan yang lebih lambat dikaitkan dengan penuaan yang dipercepat, kesehatan otak yang terganggu, penurunan volume otak dan penurunan fungsi neurokognitif di semua kategori usia – termasuk pengukuran yang dilakukan pada usia 3 tahun.

BAGAIMANA MENGATASI EFEK ANTI PENUAAN

Untuk dapat berjalan dengan kecepatan yang lebih tinggi, sistem saraf pusat dan sistem saraf tepi harus bekerja sama dengan otot, jantung, paru-paru, dan mata. Karena keterkaitan tersebut, semakin baik sistem ini beroperasi, semakin baik kesehatan Anda secara keseluruhan.

Kabar baiknya adalah berapa pun usia dan kecepatan berjalan Anda saat ini, berolahraga secara teratur dapat membantu meningkatkan fungsi sistem ini. Semakin awal Anda mulai berpartisipasi dalam aktivitas seperti berjalan kaki, semakin cepat manfaat ini dapat dicapai.

Jalan kaki setiap hari untuk berolahraga, melibatkan keluarga, dan berkonsentrasi setidaknya beberapa jalan kaki mingguan untuk meningkatkan kecepatan Anda secara keseluruhan dapat berdampak jangka panjang dan memperlambat proses penuaan.

CARA MENINGKATKAN KECEPATAN

Photo by Maksim Goncharenok on Pexels.com

Meskipun bangun pagi dan bergerak dengan kecepatan berapa pun jelas lebih baik daripada tidak sama sekali, setelah Anda siap untuk mengambil langkah selanjutnya untuk bergerak lebih cepat, berikut beberapa hal yang dapat Anda lakukan:

Berkonsentrasi pada bentuk: Menyempurnakan ayunan lengan Anda, memanfaatkan inti Anda dan membuat langkah Anda lebih efisien membutuhkan koordinasi, keseimbangan, dan kekuatan. Mengerjakan teknik Anda mengaktifkan otak dan tubuh dan membantu mereka belajar bekerja secara serempak.

Bangun durasi secara perlahan: Penting untuk meningkatkan durasi secara bertahap untuk mencegah cedera sambil berfokus pada bentuk yang baik. Cobalah latihan ini beberapa kali seminggu dan secara perlahan tingkatkan jarak dan kecepatan: Berjalanlah dengan kecepatan yang biasa dan nyaman selama 10–15 menit. Berjalanlah dengan kecepatan tercepat yang dapat Anda pertahankan selama 1/4 mil. Bergantian dengan berjalan 1/4 mil berikutnya dengan kecepatan berjalan Anda yang biasa. Lakukan ini selama 2 mil. Lakukan pendinginan dengan kecepatan normal selama 10 menit.

Tambahkan interval: Setelah 5–10 menit pemanasan, berjalanlah secepat mungkin selama 1 menit diikuti dengan 2 menit berjalan dengan kecepatan pemulihan. Bergantian selama sekitar 20 menit dan ikuti dengan cooldown 10 menit. Lain kali Anda melakukan latihan, lihat apakah Anda bisa mendapatkan kecepatan rata-rata yang lebih cepat dari sesi sebelumnya.

Latihan kekuatan: Mengangkat beban beberapa kali seminggu membantu mencegah kehilangan massa otot seiring bertambahnya usia. Penting juga untuk membangun kekuatan tubuh bagian bawah dan inti untuk membantu mendorong tubuh Anda berjalan dengan kecepatan lebih tinggi.

Nah, bagi Anda yang suka olahraga berjalan kaki, mulai sekarang harus mempertimbangkan untuk menambah kecepatan berjalan Anda, agar hasil yang Anda dapatkan juga lebih bagus dan luar biasa yaitu :

Anda menjadi awet muda!!

Tulisan ini terinspirasi oleh tulisan :

Marc Lindsay

https://blog.myfitnesspal.com/is-a-faster-walking-pace-the-key-to-anti-aging

HEALTH

KAPAN WAKTU TERBAIK UNTUK BERLARI?

Coba Anda lihat pada mesin pencari diinternet favorit Anda, maka Anda akan menemukan banyak orang bertanya-tanya hal yang sama: Kapan waktu terbaik untuk berlari? Beberapa pertanyaan lebih spesifik, menanyakan kapan waktu terbaik untuk lari untuk menurunkan berat badan atau menghilangkan kecemasan.

Pada saat banyak dari kita memiliki jadwal yang lebih fleksibel karena Anda cukup beruntung bisa bekerja dari rumah, Anda mungkin dapat menukar waktu yang Anda buang pada perjalanan pagi hari dengan berlari cepat di sekitar lingkungan.

Kami meminta beberapa pakar, termasuk pelatih dan akademisi, untuk mendapatkan rekomendasi mereka. Ternyata tidak ada satu jawaban universal. Waktu terbaik untuk menjalankan bervariasi dari orang ke orang, dan selalu ada tanggapan dasar bahwa “kapan pun Anda bisa” adalah jawaban terbaik.

Namun, penelitian menunjukkan waktu-waktu tertentu dalam sehari mungkin lebih bermanfaat bagi beberapa pelari – dan ada juga berbagai faktor yang perlu dipertimbangkan saat menentukan kapan harus berlari. Inilah baris teratas dari apa yang mereka katakan.

PAGI ADALAH WAKTU YANG TERBAIK BAGI KEBANYAKAN ORANG

Photo by Samuel Silitonga on Pexels.com

“Penelitian telah menunjukkan bahwa berolahraga diawal kegiatan di pagi hari mungkin memiliki banyak manfaat,” kata Tom Holland, MS, spesialis kekuatan dan pengkondisian bersertifikat, yang telah berkompetisi dalam sejumlah maraton, ultra-maraton, dan triatlon Ironman. “Itu termasuk membakar energi tambahan dari simpanan lemak Anda, memberi Anda lebih banyak energi untuk sisa hari itu, memberikan banyak manfaat psikologis (mengurangi kecemasan, fokus yang lebih baik) serta berpotensi menjadi lebih mudah untuk menjadi bagian dari rutinitas rutin Anda.” Untuk yang terakhir, itu termasuk suatu keberuntungan sebelum tekanan di luar kendali Anda dapat mengganggu. “Semakin lama Anda menunggu untuk berlari, semakin besar kemungkinan faktor eksternal seperti pekerjaan dan keluarga menghalangi latihan Anda,” kata Holland. “Ada jauh lebih sedikit gangguan pada pukul 6 pagi daripada pada pukul 6 sore”.

Leah Schumacher, seorang peneliti pascadoktoral di Pusat Penelitian Kontrol dan Diabetes Berat Badan Rumah Sakit Miriam dan Sekolah Kedokteran Alpert Universitas Brown, Echoes Holland, mengatakan “Penelitian awal menunjukkan bahwa berolahraga di pagi hari dapat bermanfaat untuk manajemen berat badan,” kata Schumacher. “Misalnya, satu studi olahraga yang diawasi di antara orang dewasa muda dengan obesitas menemukan bahwa peserta yang memilih untuk berolahraga lebih sering di pagi hari juga cenderung menurunkan berat badan lebih banyak. Studi kecil lainnya menemukan bahwa orang yang secara acak ditugaskan untuk berolahraga di pagi hari dibandingkan di kemudian hari kehilangan lebih banyak berat badan selama beberapa minggu. Mekanismenya saat ini tidak jelas. ”

SORE HARI ADALAH YANG UTAMA

Photo by Andrea Piacquadio on Pexels.com

“Dari sudut pandang kinerja atletik, penelitian menunjukkan bahwa tubuh kita cenderung bekerja paling baik pada sore (setelah siang hari) atau diawal sore hari,” kata Schumacher. “Ini karena ritme sirkadian dari berbagai proses fisiologis. Banyak dari proses biologis tubuh kita berfluktuasi dalam siklus hampir 24 jam yang dapat diprediksi, atau yang kita sebut ritme sirkadian. Misalnya, suhu tubuh kita, yang memengaruhi performa atletik, paling rendah di pagi hari dan paling tinggi di sore hari. Irama dari beberapa proses tubuh diatur sedemikian rupa sehingga kebanyakan orang akan bekerja lebih baik untuk jumlah upaya yang dirasakan yang sama setelah siang hari atau diawal sore hari dibandingkan dengan waktu lain dalam sehari. ” Dengan kata lain, jika Anda mencari performa terbaik, jam 4 atau 5 sore. Itu yang optimal.

Konon, seperti yang dicatat Schumacher, jam 4 atau 5 sore. tidak optimal bagi kebanyakan dari kita, karena biasanya kita sedang bekerja. Di musim panas, waktu itu mungkin terlalu panas untuk berlari keluar dengan aman; di musim dingin, mungkin menjadi terlalu gelap.

PERTIMBANGKAN KEBIASAAN DAN JADWAL ANDA SENDIRI

Apakah Anda orang pagi atau orang malam? Apakah Anda bekerja dengan standar jam 8 sampai 5, apakah Anda bekerja terlalu lama, apakah Anda menetapkan jam kerja Anda sendiri atau apakah Anda melakukan sesuatu yang sama sekali berbeda. Bergantung pada jawaban Anda, menemukan waktu yang konsisten untuk berlari mungkin lebih penting daripada mencoba menemukan waktu spesifik terbaik untuk berlari untuk tubuh atau kebutuhan Anda.

“Meskipun diperlukan lebih banyak penelitian, beberapa penelitian kami menyarankan agar berolahraga pada waktu yang konsisten versus waktu yang bervariasi dari hari ke hari berkaitan dengan olahraga yang lebih sering,” kata Schumacher. “Berolahraga pada waktu yang konsisten setiap hari mungkin membantu karena menyederhanakan proses perencanaan olahraga. Alih-alih harus mencari waktu setiap hari untuk berolahraga, waktu spesifik – apakah itu 7:30 atau 5 sore. atau kapan pun – ditetapkan sebagai ‘waktu latihan’. Waktu olahraga yang konsisten mungkin juga membantu dari perspektif pembentukan kebiasaan. Dengan melakukan olahraga pada waktu yang sama setiap hari, itu dapat menjadi bagian rutin dari rutinitas harian kita dan sesuatu yang kita lakukan sedikit lebih otomatis. ” Dia menggemakan Holland dengan mengatakan pagi hari mungkin waktu termudah untuk pembentukan kebiasaan, baik untuk alasan yang dia sebutkan dan karena “kelelahan, stres, motivasi yang memudar.”

ANDA MENGENALI TUBUH ANDA – DAN TUJUAN – TERBAIK ANDA

“Bagi kebanyakan orang, jawabannya adalah ‘kapan pun yang paling sesuai dengan jadwal Anda,’” kata Sandra Gallagher-Mohler, pelatih lari dan CEO iRunTons. “Bagi sebagian orang, itu berarti bangun pagi, sesi istirahat makan siang, atau lari sore setelah hari kerja.”

Lebih dari sekadar penjadwalan, Gallagher-Mohler menunjukkan bahwa Anda juga harus mempertimbangkan alasan Anda menjalankannya terlebih dahulu. “Untuk mendapatkan hasil maksimal dari waktu latihan Anda, yang terbaik adalah pertama-tama tentukan ‘mengapa’ Anda berlari,” katanya. “Apakah karena Anda menyukai kebebasan, persahabatan, sensasi fisik saat berlari? Apakah karena Anda memiliki tujuan balapan yang ingin Anda capai? Apakah itu untuk menurunkan berat badan atau membangun fisik Anda? Jawaban atas ‘mengapa’ Anda kemudian harus menentukan waktu terbaik untuk menjalankan. Dan itu karena semuanya berkaitan dengan hormon.

“Jika Anda tidak pulih dengan baik dengan tidur dan nutrisi yang cukup, tetapi tujuan Anda berbasis kinerja dan atau fisik, maka latihan pertama di pagi hari mungkin sebenarnya kontraproduktif untuk tujuan Anda,” katanya. “Melakukan hal itu dapat mendorong hormon stres, seperti kortisol, lebih tinggi daripada yang dapat diproses tubuh Anda, yang pada awalnya dapat memberikan hasil yang positif – tetapi seiring waktu dapat menyebabkan kelelahan, cedera, dan penambahan berat badan. Dalam hal ini, tidur lebih lama dan berlari lebih pendek atau menunggu hingga tengah hari atau malam adalah yang terbaik. ”

Istirahat ekstra patut dihargai, tetapi jika Anda sudah terbiasa bangun pagi, jangan khawatir. “Namun, jika Anda tidur nyenyak dan bangun setiap hari dalam keadaan pusing untuk merasakan jalan di bawah kaki Anda, maka olahraga pagi tidak akan memiliki efek hormon stres yang sama,” katanya.

Temukan waktu yang sesuai untuk Anda, dan untuk hormon Anda, dan pertahankanlah. Seperti yang dikatakan Holland, “Konsistensi adalah kunci dalam melihat hasil, terlepas dari tujuan spesifik Anda.”

INTINYA ADALAH

Beristirahat. Konsistensi. Jadwal yang teratur. Mendengarkan tubuh Anda dan kebutuhannya. Ini adalah resep untuk menetapkan jadwal berjalan yang konsisten, kapan pun Anda memilih untuk melakukannya.

Di inspirasi dari tulisan :

Paul L. underwood

https://blog.mapmyrun.com/when-is-the-best-time-to-run/

HEALTHY LIFE STYLE

GREEN TEA apa manfaatnya?

Menurut Wikipedia bahasa Indonesia. Teh hijau (Hanzi:绿茶 Hanzi tradisional: 綠茶 pinyin:Lǜ chá) adalah nama teh yang dibuat dari daun tanaman teh (Camellia sinensis) yang dipetik dan mengalami proses pemanasan untuk mencegah oksidasi, atau bisa juga berarti minuman yang dihasilkan dari menyeduh daun teh tersebut.

Teh hijau merupakan minuman populer di daratan Tiongkok, Taiwan, Hong Kong, Jepang, Timur Tengah, Asia Tenggara dan semakin dikenal juga di negara Barat yang dulunya merupakan peminum teh hitam.

Gugus katekin yang banyak terkandung pada teh hijau dalam bentuk molekul epigallocatechin-3-gallate (EGCG) dapat menghambat tumorigenesis pada tahap inisiasi, promosi dan progresi .

Bagi orang jepang Teh hijau (ryokucha) adalah teh yang sangat umum di Jepang sehingga bila disebut “teh” (ocha) maka kemungkinan besar yang dimaksudkan adalah teh hijau, dan baru disebut sebagai teh Jepang (nihoncha) kalau memang tersedia pilihan teh yang lain. Teh biasanya dijual dengan harga yang bergantung pada kualitas dan bagian dari tanaman yang dibuat teh.

Sedangkan menurut situs Merdeka.com – Teh Hijau adalah segala jenis teh yang berasal dari tanaman camellia sinensis. Julukan green teaberasal dari warna hijau zamrud daun teh yang belum diolah dan difermentasi. Menilik kembali asal-usulnya, sejak 5.000 tahun lalu green tea atau teh hijau banyak dikonsumsi oleh masyarakat Timur Jauh, di mana khasiat teh hijau dipercaya membawa banyak manfaat baik bagi kesehatan.

sumber gambar Merdeka.com

Green tea adalah minuman paling sehat yang kaya akan antioksidan dan nutrisi. Manfaat unggulangreen tea di antaranya dapat meningkatkan fungsi otak, menghilangkan lemak, mencegah resiko kanker dan masih banyak lagi.

Selain itu, masih ada banyak manfaat green tea untuk kesehatan. Dilansir dari Alo dokter dan berbagai sumber, berikut manfaat teh hijau untuk kesehatan berdasarkan hasil studi dan penelitian. Apa saja manfaatnya?

  1. Untuk Mencegah Kanker

Manfaat green tea pertama untuk mencegah kanker. Menurut National Cancer Institute, polifenol dalam teh telah terbukti dapat mengurangi pertumbuhan tumor dalam penelitian laboratorium dan dapat melindungi tubuh dari kerusakan yang disebabkan oleh radiasi ultraviolet UVB.

Negara dengan tingkat konsumsi green tea yang tinggi cenderung memiliki tingkat persentase kanker yang rendah. Namun belum bisa dipastikan apakah green tea yang mencegah kanker terjadi pada populasi tertentu atau kah faktor gaya hidup lainnya.

Beberapa penelitian juga menunjukkan dampak positif green tea pada jenis kanker berikut:

  1. payudara
  2. kandung kemih
  3. ovarium
  4. kolorektal (usus)
  5. kerongkongan (tenggorokan)
  6. paru-paru
  7. prostat
  8. kulit
  9. perut

Para peneliti percaya bahwa tingkat polifenol dalam teh yang tinggi membantu membunuh sel kanker dan menghentikan pertumbuhannya. Namun, mekanisme pasti bagaimana teh berinteraksi dengan sel kanker belum diketahui. Jumlah konsumsi teh yang dibutuhkan untuk efek pencegahan kanker juga sangat bervariasi dalam penelitian, mulai 2-10 gelas per hari.

2. Untuk Kesehatan Jantung

Manfaat green tea kedua untuk meningkatkan kesehatan jantung. Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of American Medical Association mengaitkan konsumsi green tea dengan penurunan angka kematian yang dipicu oleh berbagai sebab. Penelitian ini menguji lebih dari 40.000 peserta warga Jepang antara usia 40-79 dan dilakukan selama 11 tahun.

Para peserta yang minum setidaknya 5 cangkir green tea per hari memiliki risiko kematian yang lebih rendah (terutama dari penyakit kardiovaskular) dibandingkan mereka yang minum kurang dari satu cangkir teh per hari.

3. Untuk Menurunkan Kolesterol

Manfaat green tea ketiga untuk menurunkan kolesterol. Sebuah analisis dari studi yang diterbitkan pada tahun 2011 mengemukakan bahwa mengonsumsi green tea dapat mengurangi tingkat kolesterol.

Green tea dapat dikonsumsi sebagai minuman atau dalam bentuk kapsul. Green tea  secara cukup signifikan diketahui dapat mereduksi jumlah total LDL atau yang dikenal dengan “kolesterol buruk“.

4. Untuk Mengurangi Risiko Stroke

Manfaat green tea keempat untuk mengurangi risiko penyakit stroke. Minum green tea atau kopi secara teratur dikaitkan dengan penurunan risiko stroke, menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Stroke: Journal of the American Heart Association.

Penulis utama studi ini, Dr. Yoshihiro Kokubo, Ph.D., mengatakan, penelitian ini adalah studi skala besar pertama yang meneliti efek gabungan dari green tea dan kopi pada risiko stroke. Perubahan gaya hidup yang kecil namun positif dari mengonsumsi green tea dan kopi setiap hari dapat membantu menurunkan risiko stroke pada diri Anda.”

5. Untuk Penyakit Diabetes Tipe 2

Manfaat green tea kelima untuk penyakit diabetes tipe 2. Mengutip dari healthline.com, penyakit diabetes tipe 2 belakangan ini telah menjadi epidemi di masyarakat. Diperkirakan 400 juta orang di dunia mengidap penyakit diabetes tipe 2.

Diabetes tipe 2 meningkatkan kadar gula darah dalam konteks resistensi insulin atau ketidakmampuan untuk memproduksi insulin. Namun, studi menunjukkan bahwagreen tea dapat meningkatkan sensitivitas insulin dan mengurangi kadar gula darah.

Menurut review dari 7 studi dengan total 286.701 individu partisipan, orang yang rajin mengonsumsi green tea memiliki risiko 18% lebih rendah terkena penyakit diabetes.

6. Untuk Menurunkan Berat Badan

Manfaat green tea keenam untuk membantu menurunkan berat badan.Green tea adalah minuman favorit dari orang-orang yang sedang diet. Kenyataannya bahwa green tea dapat meningkatkan laju metabolisme dalam jangka pendek, sehingga dapat membantu dalam proses penurunan berat badan.

Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa green tea dapat menyebabkan penurunan lemak tubuh, terutama di daerah perut. Salah satu penelitian ini adalah uji coba terkontrol yang dilakukan secara acak selama 12 minggu pada 240 pria dan wanita. Dalam studi ini, kelompok yang mengonsumsi green tea mengalami penurunan yang signifikan dalam persentase lemak tubuh, berat badan, lingkar pinggang dan lemak perut.

7. Untuk Menyembuhkan Radang Kulit

Manfaat green tea yang ketujuh untuk menyembuhkan peradangan pada kulit. Green tea dipercaya sebagai pengobatan baru untuk gangguan kulit seperti psoriasis dan ketombe. Para peneliti mempelajarinya dengan hewan sebagai kelinci percobaan.

Green tea digunakan untuk penyakit kulit radang, yang sering ditandai dengan bercak-bercak kulit kering, merah, bersisik yang disebabkan oleh peradangan dan kelebihan produksi sel kulit. Hasil studi menunjukkan pengobatan dengan green tea memperlambat pertumbuhan sel kulit dan keberadaan gen yang mengatur siklus hidup sel.

8. Untuk Menurunkan Risiko Alzheimer dan Parkinson

Manfaat green tea yang kedelapan untuk membantu menurunkan risiko penyakit Alzheimer dan Parkinson. Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Psychopharmacology menunjukkan bahwa green tea dapat meningkatkan fungsi kognitif otak, terutama yang berkaitan dengan memori atau daya ingat.

Green tea tidak hanya dapat meningkatkan fungsi otak dalam jangka pendek, tetapi juga dapat melindungi kinerja otak di usia tua. Penyakit Alzheimer adalah penyakit neurodegeneratif yang paling umum diderita dan menjadi penyebab utama demensia. Sementara, penyakit Parkinson adalah penyakit neurodegeneratif kedua yang paling umum dan melibatkan kematian neuron penghasil dopamin di otak.

Berbagai penelitian menunjukkan bahwa senyawa katekin dalam green tea memiliki berbagai efek perlindungan pada neuron dalam tabung reaksi dan berpotensi menurunkan risiko Alzheimer dan Parkinson.

9. Merawat Kecantikan Kulit Wajah

Dilansir dari Doktersehat, teh hijau bermanfaat bagi kesehatan kulit wajah. Studi Medical College of Georgia tahun 2003 menunjukkan bahwa mengonsumsi teh hijau efektif untuk meningkatkan elastisitas kulit.

Selain itu teh hijau mampu mendetoks secara alami, mengatasi inflamasi hingga menghilangkan bekas luka pada kulit wajah.

10. Mencegah Penuaan Dini

sumber gambar Merdeka.com

Teh hijau memiliki kandungan zat antioksidan yang bernama polifenol. Antioksidan tersebut memiliki peran untuk menghalau radikal bebas yang akan menyerang tubuh.

Radikal bebas dapat menyebabkan kerusakan pada sel kulit sehingga lebih cepat mengalami penuaan. Mengonsumsi teh hijau secara rutin dapat mencegah terjadinya penuaan dini.

Produk-produk Green Tea telah banyak beredar. Salah satu produk green tea dalam bentuk kapsul adalah Tegreen97(R) dari Pharmanex. 1 kapsul dari produk ini setara dengan 7 cup green tea murni. sehingga dapat dikatakan dosis nya cukup tinggi dan efek kerjanya juga cukup kuat.

Untuk mendapatkan produk ini Anda bisa kontak langsung melalui WA +6287831407788.

Mindfulness

Membuat Jurnal Mindfulness

Ada banyak cara untuk melatih Mindfulness. Misalnya, kita dapat melatih Mindfulness melalui meditasi, makan dengan penuh perhatian (mindful eating), berlari dengan penuh perhatian (mindful running), latihan pernapasan, dan pemindaian tubuh (body scan). Metode lain – yang merupakan topik posting ini – adalah melalui penjurnalan.

Mungkin Anda akan bertanya, kok Mindfulness dibuat jurnal ? kayak penjualan saja. Tenang saja Mas Bro dan Mbak Sis, nanti akan saya jelaskan ya ?

Mengapa perlu Membuat Jurnal?

Menulis jurnal adalah cara yang jauh lebih mudah untuk mulai menerapkan Mindfulness diri daripada teknik lain, seperti meditasi, misalnya. Selain kemudahan dalam memulai kebiasaan membuat jurnal juga memiliki manfaat yang positif, misalnya meningkatkan kesehatan fisik (Pennebaker, 1997) dan meningkatkan prestasi akademik (Scherer, 2002).

Sebagai sebuah kegiatan, membuat jurnal memberikan efek beberapa karakteristik Mindfulness (Khramtsova & Glascock, 2010):

  1. Ini membantu mempertajam fokus Anda.
  2. Ini mengalihkan perhatian Anda ke dalam diri Anda sendiri (inward).
  3. Ini dapat digunakan untuk meningkatkan pikiran positif.
  4. Ini dapat digunakan untuk mengurangi pikiran negatif.
  5. Mudah diimplementasikan.
  6. Memiliki sedikit atau tanpa biaya.
  7. Itu bisa dilakukan dimana saja.
  8. Itu dapat dilakukan pada usia berapa pun.

Jadi bagaimana sekarang?

Banyak penelitian yang dilakukan dengan metodedua kelompok telah menunjukkan bahwa peserta yang mempraktikkan Mindfulness melaporkan lebih banyak Mindfulness dan lebih sedikit gejala depresi dibandingkan dengan kelompok lain – terlepas dari jenis metode penjurnalan yang digunakan dalam intervensi Mindfulness. Mayoritas intervensi Mindfulness mencakup jurnal rasa syukur.

Namun, penjurnalan – secara umum – harus bermanfaat. Sebagian alasannya mungkin karena menulis, secara umum, adalah tindakan yang sangat terfokus, lebih lambat daripada berpikir, dan membutuhkan perhatian. Oleh karena itu, mengetahui hal ini, mari kita lihat contoh bagaimana penjurnalan digunakan dalam mindfulness.

Contoh 1: Jurnal Rasa Syukur

Photo by Darshak Pandya on Pexels.com

Dalam manuskrip yang dipublikasikan di mana penjurnalan termasuk dalam intervensi mindfulness, sebagian besar telah menggunakan format jurnal syukur.

Biasanya instruksi untuk jurnal syukur adalah sebagai berikut:

Ada banyak hal dalam hidup kita, baik besar maupun kecil, yang mungkin kita syukuri. Pikirkan kembali minggu lalu dan tuliskan pada baris di bawah ini hingga lima hal dalam hidup Anda yang Anda syukuri atau syukuri.

Jika ini adalah jurnal saya, misalnya, saya akan membuat daftar lima hal berikut – Saya bersyukur:

  1. Saya cukup sehat untuk berlari.
  2. Saya mengadopsi dua anjing /kucing kecil yang membuat saya tertawa.
  3. Saya membaca buku yang menarik.
  4. Pekerjaan saya sulit, dan ini merangsang saya.
  5. Kami membeli AC agar rumah kami tidak panas.

Benda-benda yang Anda syukuri bisa berupa benda mati atau hidup; itu bisa material atau abstrak; itu bisa menjadi umum atau spesifik seperti yang Anda inginkan. Intinya adalah Anda harus menemukan hal-hal yang Anda syukuri.

Contoh 2: Latihan untuk check-in

Cara lain yang berguna untuk menggunakan penjurnalan adalah dengan check-in. Yang saya maksud dengan ‘check-in’ adalah Anda meluangkan waktu untuk memeriksa kemajuan Anda pada suatu tugas / tujuan, perasaan Anda, dan merenungkan apa yang telah terjadi. Salah satu cara yang saya suka menggunakan check-in adalah dengan menentukan tujuan saya untuk minggu itu di jurnal saya, dan kemudian di penghujung hari, saya merenungkan seberapa besar kemajuan yang telah saya buat untuk mencapai tujuan itu.

Misalnya, jika saya mencoba mengingat untuk mengungkapkan rasa syukur, maka saya mencantumkannya sebagai tujuan saya, dan saya akan secara sadar merenungkan untuk menemukan peluang untuk menyelesaikan tugas ini. Saya kemudian akan membuat daftar kesempatan ini dan menjelaskannya dalam jurnal saya.

Saya juga suka menuliskan rintangan yang saya temui dan menjelaskan bagaimana saya mengatasinya atau apakah ada lapisan perak untuk tantangan tersebut.

Sebagai contoh, saya sering merasa cemas ketika saya memiliki banyak tugas yang harus diselesaikan dan tidak ingin melupakannya. Meskipun ini adalah perasaan yang membuat stres, saya telah belajar bahwa menuliskan daftar dan memprioritaskan item dalam daftar sangat berguna. Sekarang saya tahu bahwa rasa pikiran berlomba mungkin merupakan tanda bahwa saya memiliki terlalu banyak pekerjaan, dan saya telah mempelajari teknik baru (daftar dan prioritaskan) untuk mengelola tugas dengan lebih baik.

Contoh 3: Mencoret-coret dan Mewarnai

Meskipun biasanya tidak dianggap sebagai bentuk penjurnalan, karena Anda tidak menulis apa pun, corat-coret dan pewarnaan kesadaran adalah teknik berguna yang dapat dengan mudah dilakukan di jurnal. Anda dapat mempertimbangkan dua metode berbeda:

1. Mencoret-coret

Photo by khairul nizam on Pexels.com

Ambil pulpen hitam halus dan mulai di tengah halaman dan lanjutkan keluar, atau mulai dari satu sudut dan pindah ke sudut diagonal yang berlawanan. Saat mencoret-coret, Anda dapat merenungkan instruksi syukur yang sama yang digunakan di atas, atau Anda dapat fokus pada corat-coret dan membuat garis-garisnya terhubung. Tidak ada pilihan yang salah di sini.

2. Mewarnai

Photo by Alina Vilchenko on Pexels.com

Ada beberapa hal berbeda yang bisa Anda warnai: Anda bisa mencetak gambar, menempel di jurnal, dan mewarnainya, atau mewarnai Doodle Anda. Gambar yang bagus untuk diwarnai adalah gambar yang sangat detail dengan banyak kompartemen kosong (yaitu, tidak berwarna).

Mandala adalah contoh gambar yang rumit untuk diwarnai. Jika Anda merasa sangat suka berpetualang, Anda bisa mencoba menggambar mandala Anda sendiri untuk diwarnai.

Anjuran dan Latihan untuk membuat Jurnal Mindfulness

Untuk membantu Anda dalam perjalanan penjurnalan, kami telah menyediakan daftar petunjuk dan latihan yang dapat Anda gunakan. Pilih satu secara acak, atau tetapkan latihan yang berbeda untuk hari yang berbeda. Jika Anda memiliki petunjuk atau aktivitas tambahan yang ingin Anda gunakan, bagikan dengan kami di bagian komentar di bawah.

Tema Bulanan – ada 12 tema selama setahun.

Tentukan sebuah tema untuk setiap bulan untuk Anda fokuskan dalam jurnal Anda. Misalnya, Januari bisa menjadi bulan pengeluaran keuangan yang penuh perhatian (latihan yang penting bagi kebanyakan dari kita setelah musim liburan). Kemudian, saat membuat jurnal pada suatu hari di bulan Januari, Anda harus merenungkan setiap kejadian di mana Anda tergoda untuk membeli item yang tidak perlu, padahal sebenarnya tidak.

Berikut beberapa contoh tema bulanan lainnya:

  • Pengeluaran keuangan yang bijaksana – Januari
  • Sebulan untuk mengekspresikan cinta – Februari
  • Perhatian di tempat kerja – Maret
  • Sebulan berpikir sebelum berbicara – April
  • Latihan Makan Penuh Perhatian – Mei
  • Sebulan untuk mengungkapkan rasa terima kasih kepada orang yang dicintai – Juni
  • 30 hari meditasi / jurnal tentang perjalanan meditasi Anda – Juli
  • 30 hari check-in sendiri – Agustus
  • Meditasi penuh perhatian – September
  • Pemberian hadiah yang penuh perhatian – Oktober
  • Berpikir penuh perhatian – November
  • Liburan yang penuh perhatian (sejalan dengan Natal) – Desember

What next ?

Simak terus renungan saya tentang Mindfulness sampai tuntasss….. tasss.

OK ? See U Next, stay tune.

SUCCESS IS A HABIT

MISTERI 2 JAM PERTAMA

Terinspirasi dari buku “The first 2 hours” karya Donna Mc George. Dan ternyata 2 jam pertama dalam kehidupan kita sangat mempengaruhi kehidupan kita selama sehari itu.

Alarm berbunyi  kriiiiingggg….. !!!!! dan Anda melompat dari tempat tidur ke arah kamar mandi. Anda menyiramkan air ke wajah bagi yang kesiangan sehingga tak sempat mandi, atau masih nekat mandi walaupun sekedarnya yang penting basah.  Kemudian  Anda menatap lemari pakaian Anda mencoba memikirkan apa yang harus dipakai ke kantor, blaa… blaa…. Blaaaa….. Tunggu – ternyata Anda tidak ada cukup waktu untuk itu, Anda akan ketinggalan kereta! Ambyaaarrrr…..!!!

Jam berikutnya adalah kaburnya tempat parkir karena sudah penuh dan mengantar anak kesekolah. Ketika Anda akhirnya bisa duduk di perjalanan Anda, Anda membuka laptop Anda dan ngeri melihat 100-plus email baru telah masuk ke kotak masuk Anda. Huffff…. Pusiiing….!!

Dalam 30 menit berikutnya, Anda berhasil menghapus 27 buletin, menolak 11 undangan rapat dan merespons secara detail hanya dua email. Baru jam 8.30 pagi Anda mulai dengan pekerjaan dan otak Anda siap untuk digoreng.

Pada saat Anda sampai di kantor Anda sudah kelelahan, belum lagi 10 menit terlambat untuk pertemuan pertama Anda.

Sayangnya, skenario seperti ini terlalu umum untuk semua orang.

Kita memulai hari kita dengan cara yang salah, menekankan dan bergegas menuju kantor, hanya untuk membuka komputer kita dan dibanjiri dengan permintaan dari orang lain dan tindakan yang menjauhkan kita dari tugas kita yang paling berharga untuk hari itu.

Bagaimana kita dapat berharap untuk menyelesaikan hari yang berharga jika kita memulainya dengan bereaksi terhadap apa pun yang ada di kotak masuk kita atau siapa pun yang ada di meja kita?

Anda terjebak dalam lingkaran setan: memulai hari yang lelah, melakukan yang terbaik yang dapat Anda lakukan hingga sore hari, bekerja lembur, pulang ke rumah dengan marah dan kemudian bangun keesokan paginya untuk memulai siklus itu dari awal lagi.

Untuk mencoba dan menyelesaikan masalahnya, mungkin Anda pernah mengikuti kursus manajemen waktu tanpa akhir dan membaca semua buku produktivitas di dunia. Namun tetap saja, sepertinya tidak ada yang berhasil. Volume pekerjaan Anda semakin meningkat, dan Anda sekarang diminta untuk berbuat lebih banyak dengan lebih sedikit waktu – maksud saya, ayolah! Kita bangkit dengan pola hidup baru yang lebih menyenangkan.

Masalahnya adalah teori manajemen waktu tradisional  belum sejalan dengan tuntutan tempat kerja modern.

Mereka terlalu fokus pada apa pekerjaan kita. Mereka meminta kita untuk membuat daftar semua tugas yang perlu kita lakukan, kemudian memprioritaskannya sesuai dengan apa yang paling mendesak dan penting – tetapi bagaimana jika semua pekerjaan Anda mendesak dan penting? Hayooo coba bayangkan bagaimana caranya?

Kita perlu lebih sedikit fokus pada apa yang kita lakukan, dan lebih pada saat kita melakukannya.

Dalam bukunya The Power of Habit, Charles Duhigg menjelaskan bahwa ada hal-hal yang dapat kita lakukan saat bangun tidur yang berdampak positif pada kesejahteraan mental dan fisik kita sepanjang hari. Hal yang sama dapat dikatakan untuk kebiasaan yang kita miliki dalam dua jam pertama dari hari kerja kita.

Ada beberapa hal yang saat ini kita lakukan ketika kita tiba di kantor yang menyeret kehidupan kita yang menyebabkan produktivitas kita turun sepanjang hari: memeriksa kotak masuk, merapikan meja, menanggapi pertanyaan ‘mendesak’, membahas skor sepakbola dari akhir pekan atau acara akhir pecan apa yang akan kita lakukan. Tentu, hal-hal ini masih memegang tempat di hari itu, tetapi apakah hal pertama yang terbaik yang harus kita lakukan adalah melakukannya? Itulah pertanyaan yang akan dijawab artikel ini.

Bagaimana jika saya katakan ada tugas tertentu yang, jika dilakukan hal pertama setelah bangun tidur, akan benar-benar menambah nilai bagi peran Anda dan sepanjang hari Anda?

Sebelum Anda menutup artikel ini dengan ngeri membayangkan tidak dapat mengambil kopi dalam perjalanan ke kantor (saya tidak akan pernah menganjurkan itu), apa yang kita bicarakan di sini adalah memahami bahwa pikiran dan tubuh kita memiliki siklus bawaan yang dapat membantu atau menghambat produktivitas kita pada waktu-waktu tertentu dalam sehari.

Apa yang akan Anda temukan adalah bahwa ada waktu yang optimal untuk melakukan jenis pekerjaan tertentu – menanggapi email, melakukan rapat, menyusun strategi tahun depan – tidak hanya dalam dua jam pertama hari Anda, tetapi pada semua jam hari kerja sampai waktu rumah.

Jadi, sementara dua jam pertama hari Anda penting, pekerjaan tidak berhenti di situ.

Untungnya, dua jam pertama diawal kehidupan Anda memiliki efek arus, jadi dengan memahami kapan Anda paling waspada atau ketika Anda membutuhkan waktu luang, dan memadukannya dengan tugas yang harus Anda lakukan, Anda bisa menjadi lebih produktif. Anda dapat melepaskan diri dari mode autopilot dan mengambil kendali kembali setiap jam hari Anda, melakukan pekerjaan yang tepat di waktu yang tepat (bahkan jika Anda menganggap diri Anda burung hantu malam hari sekalipun).

Anda akan belajar cara bekerja dengan ritme alami tubuh Anda, bukan melawannya, untuk mendorong produktivitas Anda.

Hanya dengan membuat beberapa perubahan kecil pada kebiasaan kita pada waktu-waktu tertentu dalam sehari, kita dapat mengatur diri kita untuk menjadi lebih efisien, efektif dan, yah, bahagia!

Pepatah lama bekerja lebih pintar, bukan lebih keras, adalah apa yang berperan di sini. Anda akan belajar membuat pilihan sadar tentang apa yang perlu Anda lakukan, dan kemudian memutuskan waktu terbaik untuk melakukannya.

Saatnya mengatur diri Anda untuk sukses dengan cara kerja yang berbeda sepanjang hari.

Siap?

ELIMINATE LOW SELF ESTEEM-1

MENGHINDARI PERASAAN LOW SELF ESTEEM

Terinspirasi dari tulisan yang dimuat di https://blog.psychcentral.com.

Sahabat wordpress, Harga diri didefinisikan sebagai bagaimana perasaan kita tentang diri kita sendiri dan ada hubungannya dengan bagaimana kita menghargai diri sendiri. Ini berkaitan dengan hampir semua pilihan yang kita buat dalam hidup, dari mitra hingga pekerjaan atau untuk memilih teman. Jika Anda dibesarkan dalam keluarga yang disfungsional, tidak bisa mneghargai orang lain, maka ada kemungkinan bahwa harga diri Anda mungkin telah menderita atau tidak berkembang dengan baik menjadi perasaan diri yang sehat. Ini kejadian yang biasa terjadi pada diri seseorang dengan latar belakang keluarga yang seperti itu.

Orang tua yang tidak dapat memvalidasi perasaan, pikiran, atau ide anak-anaknya tidak mungkin menjadi kandidat yang baik untuk bisa mengembangkan harga diri pada anak-anak mereka. Jika Anda dipanggil nama, diabaikan secara emosional atau fisik, terus-menerus dikritik atau diejek sebagai seorang anak, kemungkinan Anda tidak akan mampu untuk merasa hebat terhadap diri sendiri. Ini akan terus mengikuti Anda hingga menjadi dewasa dan mungkin benar-benar telah mengubah jalan hidup Anda.

Harga diri rendah adalah salah satu bagian terberat dari beban emosional yang bisa kita bawa. Bayangkan Anda menyeret bola besi seberat 20kg yang diikat ke kaki Anda dari saat Anda masih kecil sampai Anda mati. Itu waktu yang lama untuk terbebani oleh sesuatu yang dikenakan pada Anda. Mungkin bukan Anda yang membuat bola atau beban itu, kemungkinan besar itu berasal dari pesan dari pengasuh atau pengalaman negatif awal dengan teman sebaya Anda dan itu terus berputar ketika pesan mengerikan mereka sudah tertanam di otak Anda.

Contoh sederhana ada seorang anak (sebut saja namanya Dina) yang diintimidasi oleh teman-teman sebayanya di taman bermain. Pada saat itu pelaku intimidasi ini memanggil Dina dengan nama panggilan yang buruk (bodoh, pendek, gendut, dll.) dan membuat Dina merasa kecil hati. Apa yang telah dilakukan teman-teman Dina benar-benar telah mengikat bola besi ini di kaki Dina, karena itu kekejaman mereka memiliki efek jangkauan yang lebih jauh daripada hanya pada hari itu. Pengalaman itu mungkin sangat menyakitkan sehingga otak Dina mengambilnya dan memutuskan untuk tidak berinteraksi dengan orang lain di masa depan untuk menghindari interaksi semacam ini. Mungkin yang lain tertawa dan karenanya justru memperkuat pesan menyakitkan itu. Mundur adalah cara otak Anda melindungi Anda, tetapi kemudian membentuk bagaimana Anda melihat kemungkinan interaksi manusia. Itu membentuk perasaan Anda tentang diri sendiri karena Anda mungkin marah pada diri sendiri karena tidak melakukan lebih banyak untuk melindungi diri sendiri pada saat itu. Jika itu terjadi berulang kali, pemikiran ini berakar dan memengaruhi cara Anda melihat dunia.

Banyak depresi dan masalah kecemasan berasal dari masalah harga diri. Jika Anda tidak memiliki kepercayaan diri untuk merancang kehidupan yang Anda pilih, Anda mungkin menjalani kehidupan yang benar-benar bukan sebagai diri Anda sendiri. Jika Anda tidak menyukai diri Anda sendiri sampai taraf Anda merasa tidak dapat ditaklukkan, Anda mungkin hidup sendiri ketika Anda benar-benar akan memilih pasangan. Anda mungkin tidak bersosialisasi karena Anda takut diejek dan ditolak. Anda mungkin merasa sangat tidak layak sehingga Anda sangat marah pada dunia.

Ada banyak tulisan yang bagus tentang topik ini dan tulisan ini sangatlah terbatas. Tujuan saya adalah memberi Anda titik awal dan perasaan harapan bahwa apa pun yang Anda jalani dapat diperbaiki. Kita semua berada dalam perahu kehidupan yang sama dan kita semua memiliki keraguan tentang diri kita sendiri pada saat tertentu. Jangan biarkan keraguan menang atas diri Anda sendiri. Ini adalah tentang mempelajari perilaku emosional yang memungkinkan Anda untuk merasa lebih hebat dimasa yang akan datang.

Karena Anda Hebat.

lalu bagaimana cara Anda untuk dapat meningkatkan self esteem ? tetap tongkrongin terus tulisan ane ya..? stay tune…

THE POWER OF GRATITUDE

Berlatih Bersyukur Setiap Hari

Membangun kebiasaan sehari-hari  yang fokus menggunakan rasa syukur untuk menjadi lebih bahagia.

Rasa syukur adalah cara untuk cepat untuk memutar balik dari satu perasaan negatif ke kondisi pikiran yang lebih positif.

Semua orang menghadapi pergumulan dan perselisihan dalam hidup mereka, terutama sekarang. Beberapa orang sangat pandai mengatasi stres, sehingga sepertinya hidup mereka sempurna. Itulah sebabnya Rasa Syukur hanya bisa dilakukan pada saat Anda dalam kondisi Rileks dan Jeda. Yang harus Anda lakukan agar Anda bisa bersyukur adalah Anda harus berhenti  sejenak dari segala aktifitas rutin Anda sehari-hari atau Anda dalam posisi sangat rileks lepas dari segala beban pekerjaan atau aktifitas yang melelahkan.

Meskipun membangun praktik yang sehat sangat membantu, tidak ada kehidupan yang sempurna. Mari kita hadapi itu, meskipun hanya untuk beberapa hari namun ini lebih baik daripada tidak sama sekali.

Mengingat betapa sulitnya hidup ketika keberuntungan Anda sedang turun, mudah untuk jatuh dalam keterpurukan. Pada saat-saat seperti ini, mengasihani diri sendiri adalah hal yang wajar, bahkan tidak terhindarkan. Tapi itu bisa dengan cepat menjadi masalah jika itu berlangsung terlalu lama.

“Ketika Anda bersyukur, ketakutan akan hilang dan kelimpahan muncul.” – (Anthony Robbins)

Keberanian menginjakkan kaki Anda ke dalam lubang kemerosotan untuk merasakan apa yang Anda butuhkan adalah langkah penting dan penting untuk mengenali apa yang hilang dari kehidupan Anda. Namun, Anda tidak bisa tinggal di sana berlama-lama. Karena jika Anda Tinggal terlalu lama dalam kemerosotan dapat berubah menjadi depresi, yang dapat menghabiskan hidup Anda sendiri. Jadi, penting untuk mempelajari cara mengganti rasa mengasihani diri dengan perasaan yang lebih berguna.

“Bersyukurlah dengan apa yang Anda miliki, Anda akan memiliki lebih banyak jika Anda bersyukur. Jika Anda tidak bersyukur, Anda tidak akan pernah merasa cukup.” – (Oprah Winfrey)

Inilah saatnya bagi Anda untuk berhenti sejenak, mengoreksi diri, mengingat kembali yang telah kita lakukan, kemudian bertanya pada diri sendiri mengapa ini bisa terjadi.  Apakah karena kita kurang bersyukur? Konsep bersyukur seperti apa yang harus kita lakukan?

BerSyukur adalah konsep yang sederhana, tetapi tidak selalu mudah untuk dipraktikkan. Bersyukur atas apa yang Anda miliki dan melatih diri sendiri untuk tidak fokus pada apa yang tidak Anda miliki tidaklah mudah.

Banyak dari kita dilatih untuk fokus pada apa yang hilang dalam hidup kita. Membangun sikap syukur membantu kita tetap hadir untuk apa yang kita miliki dan meluangkan waktu untuk bersyukur karenanya.

Berlatih bersyukur mengingatkan Anda untuk berhenti sejenak, letakkan kekhawatiran dan stres Anda, dan luangkan waktu sejenak untuk menghargai segala hal baik tentang kehidupan Anda. Itu juga dapat bermanifestasi sebagai senang bahwa seseorang atau sesuatu adalah bagian dari hidup Anda.

Inilah 6 manfaat rasa terima kasih yang perlu Anda waspadai.

1. Bersyukur  akan Memperkuat Hubungan/Relasi  Anda.

Jika Anda bersyukur memiliki orang istimewa dalam hidup Anda, kecil kemungkinan Anda akan menerima begitu saja. Mempraktikkan rasa terima kasih untuk mereka dan untuk hal-hal lain dalam hidup Anda membuat Anda lebih bahagia. Dan ketika Anda lebih bahagia, kemungkinan besar Anda akan memelihara hubungan dekat Anda.

2. Bersyukur akan Meningkatkan Kesehatan Mental dan Fisik.

Orang yang berlatih syukur lebih cenderung makan sehat dan berolahraga. Diet yang baik dan aktivitas teratur telah dikenal untuk meningkatkan kesehatan mental dan juga kesehatan fisik. Menjalani kehidupan yang seimbang adalah kunci kesuksesan dan kebahagiaan.

3. Bersyukur dapat Menahan Kemarahan dan Meningkatkan Kebaikan.

Telah terbukti bahwa seseorang tidak dapat merasakan kemarahan dan rasa terima kasih pada saat yang bersamaan. Perilaku agresif kurang mungkin terjadi ketika Anda merasa bersyukur.

Rasa terima kasih juga mendorong Anda untuk mengekspresikan kebaikan kepada orang lain. Bergeser karena marah atau emosi negatif lainnya dapat dengan mudah mengubah pikiran Anda dari negatif ke positif.

4. Bersyukur akan Meningkatkan Harga Diri.

Ketika Anda memiliki hubungan yang kuat, Anda merasa lebih baik tentang diri Anda sendiri. Harga diri adalah pandangan keseluruhan dari individu tentang dirinya sendiri. Penghargaan diri juga kadang dinamakan martabat diri atau gambaran diri. Misalnya, anak dengan penghargaan diri yang tinggi mungkin tidak hanya memandang dirinya sebagai seseorang, tetapi juga sebagai seseorang yang baik (Wikipedia). Harga diri juga merupakan hasil dari membangun kesadaran dalam melakukan hal-hal sulit dimana orang lain tidak sanggup melakukannya. Berfokus pada apa yang Anda syukuri akan meningkatkan harga diri Anda.

5. Bersyukur dapat Membantu Anda Tidur Lebih Mudah dan Lebih Baik.

Ketika Anda bersyukur atas hidup Anda, saat itu juga Anda telah mengurangi rasa stres. Terlalu banyak stres dapat berdampak negatif pada tidur. Karena itu, berlatih bersyukur dan membangun dalam doa dan meditasi membawa Anda ke dalam keadaan pikiran yang lebih tenang. Ketika Anda bermeditasi, Anda menghasilkan lebih banyak gelombang otak theta, yang meniru yang tersedia dibawa dalam tidur nyenyak. Jadi, rasa terima kasih membantu Anda tidur lebih baik.

6. Bersyukur akan Mengubah Cara pandang terhadap Hidup Anda.

Optimisme adalah efek samping positif dari berlatih bersyukur secara teratur. Jika Anda berfokus pada hal-hal baik dalam hidup Anda, Anda tidak terlalu khawatir tentang hal-hal buruk. Uji dan tanyakan sampel acak dari teman-teman Anda yang telah membuat praktik syukur. Secara umum, mereka yang menghabiskan waktu dengan rasa terima kasih akan melaporkan pendekatan yang jauh lebih positif, “setengah gelas”. Cara yang bagus untuk membantu Anda fokus pada rasa terima kasih adalah dengan membangun praktik penjurnalan. Proses ini menjadi jauh lebih mudah ketika Anda melakukannya secara teratur. Tetapi menciptakan kebiasaan dalam ruang hampa itu sulit, bukan tidak mungkin.

Dan sama seperti kita dan kebanyakan orang mungkin ingin mempercayainya, mungkin masih memikirkan sesuatu atau sama sekali tidak melakukan hal itu! Jadi, cobalah untuk memasukkan solusi mudah yang dapat Anda ingat untuk berlatih bersyukur dalam hidup Anda. Apakah itu datang secara alami kepada Anda atau tidak, merasa bersyukur adalah sesuatu yang harus Anda kerjakan setiap hari.

“Gratitude is the healthiest of all human emotions. The more you express gratitude for what you have, the more likely you will have even more to express gratitude for.”

sooo…. Mari kita belajar “Bersyukur…”

PAUSE

Saat Anda menerima Teguran dari bos, inilah saatnya untuk melakukan JEDA

Anda melakukan kesalahan? Setiap manusia wajar melakukan kesalahan dalam kehidupannya, termasuk dalam dunia kerja. Mendapatkan teguran dari bos atau atasan di kantor atas kesalahan Anda saat bekerja sudah menjadi risiko sebagai karyawan. Meskipun kesalahan tersebut terjadi tanpa ada unsur kesengajaan, tetap saja Anda ditegur. Bahkan kadang-kadang sesuatu yang menurut kita sudahkita lakukan dengan  benar (dan memang benar) bisa jadi dimata boss justru salah. Hal tersebut karena pihak perusahaan tidak mau tahu apakah kesalahan tersebut disengaja atau tidak. Atau yang lebih menjengkelkan lagi, kalau yang kita lakukan (meskipun benar) tetapi tidak sesuai dengan keinginan si boss, bisa jadi itu dianggap sebagai suatu kesalahan. Namun jangan sampai teguran tersebut membuat Anda menjadi kehilangan rasa percya diri saat bekerja. Ingatlah bahwa Anda bukan satu-satunya karyawan yang pernah melakukan kesalahan di perusahaan tersebut. Atau Anda sudah merasa melakukan dengan benar saja masih disalahkan apalagi jika melakukan kesalahan.

Nah, kalau Anda mengalami hal seperti itu, inilah saatnya bagi Anda untuk melakukan jeda. Anda harus diam sejenak untuk menentukan sikap-sikap yang bisa Anda lakukan ketika mendapatkan teguran dari bos di kantor.

Mungkin hal-hal dibawah ini bisa menjadi pertimbangan :

  1. Jika Anda memang melakukan kesalahan, Mengakui kesalahan adalah cara yang baik.

Menerima teguran memang tidak mudah, apalagi jika kesalahan yang Anda lakukan nyatanya tidak Anda lakukan sendiri atau malah bukan kesalahan Anda. Dunia kerja memang keras, jadi daripada Anda emosi lebih baik menjelaskan dengan bijak kepada bos. Jika kesalahan itu memang Anda yang melakukan, cobalah untuk mengakuinya. Sedangkan jika kesalahan itu bukan perbuatan Anda, coba jelaskan kronologisnya tanpa memojokkan orang lain dan tetap mengakui kecerobohan Anda karena ikut tersangkut masalah tersebut.

2. Dan yang lebih penting adalah Berjanji akan memperbaiki.

Nasi sudah menjadi bubur sekarang yang harus Anda lakukan adalah bagaimana agar bubur itu tetap enak dimakan. Kesalahan Anda sudah terlanjur terjadi. Anda tak akan bisa menghapus sesuatu yang sudah terjadi. Oleh sebab itu setelah mengakui kesalahan Anda, berikan pernyataan bahwa Anda berjanji akan memperbaiki keteledoran Anda dan tidak akan mengulanginya lagi. Setelah melontarkan janji seperti itu, Anda harus benar-benar menepatinya dengan cara tidak mengulangi kesalahan tersebut. Inilah yang dimaksud agar bubur itu tetap jadi enak dimakan.

3. Jangan menjadi minder dengan kesalahan yang Anda lakukan.

Ini sering terjadi pada seseorang yang baru terjun di dunia kerja. Kebanyakan merasa kaget saat mendapatakan teguran pertama karena suatu kesalahan saat bekerja. Ketika ditegur, mental langsung jatuh dan merasa tidak dihargai. Mendapatkan teguran dari bos seharusnya menjadi motivasi Anda untuk melakukan pekerjaan dengan lebih baik dari sebelumnya. Jangan sampai Anda menjadi terbawa suasana hingga akhirnya merasa diri Anda tidak bisa melakukan apa-apa dengan benar. Sebab jika seperti itu Anda akan semakin ambyaaarrr….

4. Berani Menebus kesalahan.

Kesalahan itu ibarat hutang, sampai kapanpun kesalahan Anda akan diingat oleh boss. Makanya dianggap seperti hutang. Makanya begitu Anda ditegur oleh boss karena melakukan kesalahan, Anda harus menebus kesalahan itu dengan kerja yang benar sejak awal.  Saat bos Anda menegur karena Anda berbuat salah, maka penilaian Anda menjadi kurang baik di mata mereka. Untuk memulihkan keadaan cobalah untuk menebus kesalahan tersebut dengan menunjukkan jika Anda menyesal telah melakukan kesalahan tersebut. Anda bisa menebus kesalahan Anda dengan cara bekerja lebih giat, lebih cepat tanggap, dan memberikan hasil lebih dari yang ditargetkan.

5. Jangan sakit hati, Anda harus bisa Melupakan.

Memang sakit sih ditegur boss, apalagi cara menegurnya didepan teman-teman sekantor. Cuma Anda juga harus bersikap dewasa, bahwa setiap teguran yang Anda dapatkan mungkin membuat Anda menjadi tersinggung dan sakit hati. Namun jangan sampai Anda mengingat-ingat terus teguran tersebut sehingga membuat proses bekerja tidak optimal. Lupakanlah masalah tersebut dan cukup dijadikan pelajaran agar tidak terulang di kemudian hari. Daripada mengingat teguran tersebut lebih baik Anda fokus dengan pekerjaan yang Anda hadapi sekarang. Memang tak gampang sih, tapi harus Anda coba. Bagaimana caranya , yaitu dengan jeda, diam sesaat, tarik napas panjang, hembuskan perlahan…. Dan ingat saat perasaan Anda campur aduk seperti itu sebaiknya posisikan pandangan Anda keatas. jangan terlalu menunduk, karena Anda akan selalu mengakses perasaan, tapi dengan mengalihkan pandangan keatas, Anda akan mengakses pikiran logika Anda. Cara ini bisa membuat Anda terhindar dari rasa sakit hati.

Selamat mencoba untuk berdiam sejenak atau jeda. Semoga Anda lebih sukses.

PAUSE

Anda mungkin perlu jeda jika Anda mulai membenci  atau bosan dengan pekerjaan Anda

Anda mulai tidak menyukai atau bosan dengan pekerjaan Anda – Tanpa alasan yang jelas, mungkin Anda tidak menyukainya seperti dulu, atau mungkin penurunan kinerja membuat Anda merasa buruk tentang diri sendiri. Suatu saat Anda mungkin akan merasa bosan dengan pekerjaan Anda . Mengapa Anda bosan? Mungkin dari dulu hingga sekarang pekerjaan anda hanya itu-itu saja. Tidak ada perubahan atau bahkan tantangan baru. Tidak ada target yang menantang dan bahkan salahpun taka da yang mengetahui. Dulu mungkin Anda menyukai pekerjaan seperti itu, karena menurut Anda waktu itu, inilah pekerjaan yang santai, tanpa resiko, bebas dari pengawasan, tak banyak target, sehingga Anda merasa nyaman-nyaman saja. Anda berada dizona nyaman.

Namun belakangan Anda merasa bosan dengan pekerjaan Anda, karena biasanya karier Anda juga segitu-segitu saja, kalah jauh disbanding teman-teman Anda yang selalu mendapatkan tantangan baru dalam pekerjaannya.

Mengapa Anda meras bosan? Menurut ahli psikologi prof. Mihaly Csikszentmihalyi, kebosanan bisa terjadi karena antara skill yang telah Anda capai tidak seimbang dengan tantangan yang Anda hadapi. Sehingga semua terasa menjadi sangat mudah dan membosankan.

Nah dalam kondisi seperti inilah Anda perlu berhenti sejenak atau jeda, untuk mengevaluasi kinerja Anda selama ini. Dan apa sih sebenarnya yang Anda harapkan kedepannya? Dalam kondisi Jeda inilah Anda harus mulai merancang kira-kira tantangan apa yang menarik bagi Anda. Cari tantangan baru yang mungkin belum pernah Anda lakukan sebelumnya. Kemudian tentukan strategi untuk melakukannya.

Mungkin juga Anda harus belajar kepada orang-orang yang pernah melakukan hal yang sama, entah mereka pernah gagal atau sukses. Dan yang lebih penting adalah Anda harus segera MELAKUKANNYA.

Jika telah terjadi keseimbangan antara tantangan dan skill yang Anda miliki, maka Anda akan berada di zona FLOW. Jika Anda berada di zona Flow maka apapun yang Anda lakukan akan sangat menyenangkan. Anda akan lupa waktu, Anda akan dengan senang hati melakukan pekerjaan apapun seolah-olah waktu berhenti bergerak. Anda akan sangan efektif dan efisien.

“Momen terbaik dalam hidup kita bukanlah saat-saat pasif, reseptif, dan santai. . . Momen terbaik biasanya terjadi jika tubuh atau pikiran seseorang melebar hingga batasnya dalam upaya sukarela untuk mencapai sesuatu yang sulit dan bermanfaat ”(Csikszentmihalyi, 1990).

PAUSE

Mengapa kita membutuhkan JEDA?

Kita semua pernah melihat istilah PAUSE. Istilah ini sering kita jumpai pada perangkat audio visual seperti Cassette player, VCD/DVD Player, Music Player dan lain-lain. Tombol Pause disini berfungsi untuk menghentikan sejenak musik atau bahkan film yang sedang kita putar. Untuk selanjutnya bisa kita mainkan (PLAY) lagi kapan kita mau.

Disini kita tidak akan membahas fungsi tombol Pause yang ada pada perangkat audio visual Anda, tetapi Pause atau Jeda pada aktifitas rutin yang kita jalani sehari-hari.

Pause atau Jeda adalah tindakan interupsi atau penghentian sementara sebuah tindakan atau ucapan. Mengapa jeda itu penting? Bagaimana dan dalam hal apa saja kita harus melakukan jeda?

Bagi Anda yang gemar melakukan latihan fisik sebaiknya diselingi jeda agar otot-otot tubuh pulih. Jeda yang dimaksud bukan berarti tak melakukan apa-apa tetapi memilih aktivitas fisik yang membuat otot rileks.

“Habis exercise otot membutuhkan recovery. Makanya ada orang yang berolahraga tapi enggak ada hasilnya, ototnya enggak dikasih istirahat,” ujar personal trainer Paradigm Fitness, Jehan Islianur.

Laman Livestrong menyebut, saat Anda merasa tubuh melemah maka itulah waktu otot perlu pemulihan alias jeda dari latihan fisik yang berat. Lamanya waktu jeda bervariasi antara masing-masing orang.

Bagi seorang pekerja, maka weekend adalah waktu yang tepat untuk melakukan jeda. Karena Bekerja adalah sebuah rutinitas yang tidak bisa dipisahkan dalam kehidupan manusia. Bekerja setiap hari, siang sampai larut malam, dari Senin hingga Jumat dan terkadang saat weekend pun yang seharusnya dimanfaatkan untuk waktu beristirahat, me time, waktu bersama keluarga, harus direlakan hanya demi pekerjaan.

Sedangkan bagi seorang eksekutif mungkin beda lagi. Mengambil cuti panjang, menikmati liburan panjang bersama keluarga dan orang-orang yang Anda sayangi, mungkin menjadi salah satu pilihan.

Coach eksekutif Rachael O’Meara (seorang support manager Team di Google) menyebut setiap istirahat sebagai “jeda,” apakah itu latihan pernapasan 30 detik, beberapa hari liburan, atau eksplorasi multi-tahun dari diri Anda atau dunia di sekitar Anda. Dia meliput wilayah penting dan merujuk pada bukti ilmiah untuk menunjukkan bahwa jeda benar-benar menyegarkan.

Bagaimana kita bisamelakukan jeda?

• “Jeda” bisa berupa istirahat bernafas atau menahan napas selama 30 detik, membayangkan kita menjelajahi planet ini selama dua tahun atau tinggal di antaranya.

• Anda mungkin perlu jeda jika Anda mulai membenci  atau bosan dengan pekerjaan Anda atau jika Anda kecanduan perangkat lunak atau mobilephone Anda.

• Jangan biarkan ketakutan atau uang menghentikan Anda. Artinya jangan melakukan jeda hanya karena rasa takut atau masalah keuangan. Ketika Anda berhenti, Anda berinvestasi untuk masa depan dan kesehatan Anda.

• Rencanakan jeda Anda. Tinggalkan keterbukaan untuk hal yang tak terduga dan spontan. Pelajari tentang kekuatan dan hasrat Anda.

• Gunakan “teknik TAGED” untuk menjernihkan pikiran Anda.

• Pertimbangkan 11 cara untuk membuat jeda terbaik Anda.

• Fokus pada kualitas jeda Anda, bukan panjangnya.

• Jeda panjang membutuhkan lebih banyak perencanaan tetapi dapat mengubah hidup Anda.

• Saat berhenti cukup lama, beri diri Anda waktu untuk menyesuaikan diri.

• Jadikan berhenti sejenak dari kebiasaan, dan tolak pemikiran negatif yang sudah usang.

Mari kita bahas JEDA satu per satu.

  1. “Jeda” berupa istirahat bernafas atau menahan napas selama 30 detik, membayangkan kita menjelajahi planet ini selama dua tahun atau tinggal di antaranya.

Rachael O’Meara pernah mengisahkan bahwa beliau menikmati kesuksesan dalam hidupnya dan di tempat kerja sebelum dia menjadi manajer tim dukungan pelanggan di Google, ketika dia mulai putus asa, merasa “terbentur dinding” dan menggelepar. Hasil penilaian kinerja yang buruk – satu demi satu – menyebabkan ultimatum dari bosnya: Bergabung dengan program peningkatan kinerja – dan kemungkinan kehilangan pekerjaannya – atau mengambil tugas yang berbeda di Google. Dia mengatakan bahwa “Melakukan jeda adalah kesempatan untuk mengubah apa yang tidak bekerja untuk Anda dan mengambil tanggung jawab pribadi, tanpa melompat ke aktivitas lain, peran atau pekerjaan berikutnya dan mengulangi pola Anda lagi.”

O’Meara memeriksa rekening tabungannya dan memikirkan opsi ketiga – jeda. Dia meminta cuti selama 90 hari tanpa dibayar, menetapkan bahwa dia akan meninggalkan pekerjaannya saat ini, memindahkan penggantinya melalui tahap transisi dan mengambil tugas baru sekembalinya. Sebuah keputusan yang sangat sulit dan bukan tanpa resiko. namun apa yang terjadi, ternyata Bosnya setuju, dan petualangan O’Meara dimulai. Dia mengambil apa yang dia sebut “jeda diperpanjang,” pada akhirnya menjauh 60 hari, sebelum kembali ke Google.

Jeda adalah “setiap perubahan perilaku yang disengaja yang memungkinkan Anda ruang untuk mengalami perubahan mental dan sikap, pikiran atau emosi yang sebaliknya tidak akan terjadi.”

Salah satu cara untuk mengambil jeda adalah dengan bermeditasi: Ambil napas dalam-dalam. Saat Anda menarik napas, katakan, “Saya hadir.” Saat Anda mengeluarkan napas, katakan, “Saya mendengarkan suara hati saya untuk benar-benar tahu apa yang terbaik untuk saya.” Lakukan ini selama 30 detik sambil mendengarkan tubuh dan emosi Anda. Kemudian, luangkan tiga hingga lima menit untuk merekam pemikiran Anda dalam jurnal.

Nah bagaimana menurut Anda, apakah Anda siap untuk jeda dengan model ini? Pertimbangkan dahulu resiko yang harus Anda terima dan juga manfaat yang bisa Anda ambil.

Selamat mencoba dan sampai jumpa diulasan JEDA berikutnya.

Training or Learning?

Antara Training dan Learning

Training  adalah pemberian informasi dan pengetahuan, melalui pidato, kata-kata tertulis atau metode demonstrasi lainnya dengan cara yang menginstruksikan peserta pelatihan. Lebih fokus pada pengembangan keterampilan baru atau rangkaian keterampilan yang akan digunakan.

Didalam sebuah perusahaan, Training  adalah proses yang dilalui setiap karyawan baru ketika bergabung dengan sebuah perusahaan untuk belajar bagaimana melakukan operasi sehari-hari, mengetahui cara kerja departemen mereka dan bagaimana alat khusus pekerjaan beroperasi untuk melaksanakan tanggung jawab mereka. Intinya, melalui pelatihan, kami tidak mencari untuk membentuk kembali perilaku individu, tetapi intinya adalah untuk mengajarkan karyawan atau pelajar bagaimana hal-hal dilakukan sehingga mereka kemudian dapat melakukan proses sendiri.

 Learning adalah proses menyerap informasi itu untuk meningkatkan keterampilan dan kemampuan dan memanfaatkannya dalam berbagai konteks. Learning berarti memperlengkapi seseorang untuk mengatasi tidak hanya masalah hari ini, tetapi mempersiapkan dia untuk secara kreatif menemukan cara untuk mengatasi masalah besok.

Belajar adalah apa yang kita lalui ketika kita ingin diperlengkapi untuk situasi yang tidak spesifik dan tidak terduga dan keduanya tidak saling eksklusif. Meskipun Anda belajar melakukan sesuatu yang spesifik, Anda juga secara tidak sengaja dilengkapi dengan pengetahuan dan / atau keterampilan untuk menghadapi tantangan di masa depan (https://www.talentlms.com/elearning/learning-vs-training).

Secara garis besar antara training dan learning adalah sebagai berikut :

 TRAININGLEARNING
MeaningTindakan mengajar seseorang keterampilan tertentu atau jenis perilaku.Penguasaan pengetahuan atau keterampilan melalui studi, pengalaman, atau diajarkan.
TERMJangka pendekJangka panjang
Berfokus PadaKebutuhan segeraPengembangan karir
AudienceMassaIndividu
TujuanTerkait pekerjaan atau peran tertentuPengetahuan konseptual dan umum

Jadi, Training ditujukan untuk mengajar massa bagaimana melakukan keterampilan tertentu atau meniru perilaku yang diinginkan, sedangkan Learning  adalah pendekatan yang lebih pribadi untuk pendidikan. Gagasan belajar dalam konteks ini dipusatkan pada pengembangan individu yang berkelanjutan (https://www.redseed.com/blog/training-versus-learning/).

Jadi, apa dampaknya terhadap bisnis Anda?

Mengetahui perbedaan antara keduanya memungkinkan Anda untuk mengidentifikasi peluang pengembangan pribadi dengan lebih baik untuk karyawan yang berbeda. Tetapi, penting untuk diingat bahwa pembelajaran yang dipersonalisasi tidak menggantikan pelatihan formal. Mereka memiliki tujuan yang berbeda dan memenuhi kebutuhan bisnis yang berbeda.

Mampu menciptakan jalur pembelajaran bagi karyawan daripada acara pelatihan satu kali dapat memiliki manfaat besar bagi bisnis termasuk pengurangan gejolak di level staf, peningkatan kepuasan pelanggan dan peningkatan penjualan.

Membandingkan Learning Vs. Training Di Tempat Kerja

Learning  adalah komponen kunci dari rencana strategis organisasi yang sukses. Agar tetap relevan dan aktif, organisasi harus gesit di hari ketika tempat kerja berubah dengan cepat. Agar gesit, karyawan Anda perlu belajar.

Training adalah bagian dari pembelajaran dan biasanya terjadi untuk tujuan kepatuhan, atau ketika inisiatif baru diluncurkan. Ini bukan bagian dari apa yang dilakukan karyawan setiap hari. Waktu yang berharga jauh dari pekerjaan dihabiskan untuk pelatihan. Untuk membuatnya bernilai investasi, pembelajaran yang diperoleh selama pelatihan perlu ditransfer ke tempat kerja.

Di masa depan, Training saja tidak akan cukup. Agar perusahaan atau karyawan lebih gesit dan responsif terhadap perubahan cepat di tempat kerja, orang perlu belajar setiap hari — dan bahwa pembelajaran perlu diselaraskan dengan tujuan bisnis. Pelatihan masih perlu menjadi bagian dari strategi tetapi pembelajaran akan menjadi pendukung utama kesuksesan (https://elearningindustry.com/learning-vs-training-workplace-differences).

New Era, New Normal

Dengan perkembangan teknologi, kedua kegiatan ini telah mendapatkan makna baru. Fenomena pembelajaran jarak jauh muncul, yang membantu siswa untuk mendapatkan kualifikasi dan diploma dari perguruan tinggi atau universitas mana pun di dunia yang hanya duduk di sofa. Terlebih lagi, banyak perusahaan besar menerapkan pelatihan online barang-barang mereka dengan kebijakan bisnis mereka. Mereka mengerti bahwa lebih baik untuk menciptakan seorang ahli sendiri, daripada mendidik kembali orang. Pendidikan online telah mendapat banyak perhatian baru-baru ini karena sangat mudah diakses dan nyaman bagi banyak orang; Anda tidak perlu menghadiri kelas setiap hari dan menghabiskan setidaknya 5 jam sehari untuk belajar, Anda bebas belajar kapan saja Anda inginkan.

Seperti yang pernah dikatakan Albert Einstein, “Pendidikan bukan tentang mempelajari fakta, tetapi melatih pikiran untuk berpikir.” Lingkungan e-learning yang ideal atau proses pendidikan apa pun harus terdiri dari kedua kegiatan tersebut. Seorang guru harus mengatur proses pelatihan dengan cara terbaik agar seorang peserta pelatihan dapat membangun keterampilan yang kuat, meningkatkan keterampilan yang ada dan mengelola sumber daya yang sudah ia miliki dengan baik. Seorang peserta pelatihan, di pihaknya, harus mempelajari informasi yang disajikan (https://www.yourtrainingedge.com/learning-vs-training-what-is-the-difference/).

e-Learning

apa itu e-learning? Menurut Wikipedia , Sistem pembelajaran elektronik atau e-pembelajaran dapat didefinisikan sebagai sebuah bentuk teknologi informasi yang diterapkan di bidang pendidikan berupa website yang dapat diakses di mana saja. E-learning merupakan dasar dan konsekuensi logis dari perkembangan teknologi informasi dan komunikasi.

Berikut beberapa pengertian E-learning dari berbagai sumber:

  1. Pembelajaran yang disusun dengan tujuan menggunakan sistem elektronik atau komputer sehingga mampu mendukung proses pembelajaran (Michael, 2013:27).
  2. Proses pembelajaran jarak jauh dengan menggabungkan prinsip-prinsip dalam proses pembelajaran dengan teknologi (Chandrawati, 2010).
  3. Sistem pembelajaran yang digunakan sebagai sarana untuk proses belajar mengajar yang dilaksanakan tanpa harus bertatap muka secara langsung antara guru dengan siswa (Ardiansyah, 2013)

(https://www.kajianpustaka.com/2014/06/pengertian-karaktiristik-dan-manfaat-elearning.html).

Karakteristik E-learning

Menurut Rosenberg (2001) karakteristik E-learning tersebut bersifat jaringan, yang membuatnya mampu untuk dapat memperbaiki dengan secara cepat, menyimpan atau juga memunculkan kembali, mendistribusikan, serta juga sharing pembelajaran juga informasi.

Sedangkan Karakteristik E-learning menurut Nursalam (2008:135) antara lain :

  1. Menggunakan bahan ajar bersifat mandiri (self learning materials) yang kemudian disimpan didalan komputer, sehingga dapat untuk diakses oleh doesen serta mahasiswa kapan saja dan dimanapun.
  2. Memanfaatkan suatu jadwal pembelajaran, kurikulum, hasil kemajuan belajar, serta hal-hal yang berkaitan dengan suatu administrasi program pembelajaran dapat dilihat pada tiap-tiap  komputer.
  3. Memanfaatkan suatu jasa teknologi elektronik.
  4. Memanfaatkan suatu keunggulan komputer (digital media serta juga komputer networks).

Manfaat e-learning

  1. Fleksibel. E-learning memberi fleksibilitas dalam memilih waktu dan tempat untuk mengakses materi pembelajaran.
  2. Belajar Mandiri. E-learning memberi kesempatan bagi pembelajar secara mandiri memegang kendali atas keberhasilan belajar.
  3. Efisiensi Biaya. E-learning memberi efisiensi biaya bagi administrasi penyelenggara, efisiensi penyediaan sarana dan fasilitas fisik untuk belajar dan efisiensi biaya bagi pembelajar adalah biaya transportasi dan akomodasi.

Kesimpulannya

Bahwa antara Training dan Learning adalah bagaikan 2 mata uang yang tak terpisahkan. Atau bagaikan Ying dan Yang, Mereka harus berjalan berdampingan dan saling menguatkan. Kita tidak mungkin mengambil hanya salah satu dari mereka.

MEDITASI

Meditasi sambil berjalan ?

 

Meditasi berjalan? Apa itu? Anda tahu tentang meditasi duduk. Tapi, bagaimana dengan yang baru ini? Apakah Anda tahu atau pernah melakukannya ? Apakah menurut Anda ini cara yang aneh atau rumit ?

Tidak ada yang terlalu rumit di sini. Itu sangat mudah. Meditasi berjalan adalah bentuk meditasi yang dilakukan sambil berjalan. Ya, itu sesederhana itu. Tetapi tentu saja ada yang lebih dari itu.

Apa itu Meditasi Berjalan ?

Walking-Meditation-–-What-Is-It-And-How-To-Do-It_iS

sumber gambar Pinterest

Ingatlah saat-saat Anda berjalan-jalan untuk menjernihkan pikiran dan kembali segar? Menurut Anda apa itu? Latihan berjalan adalah meditasi alami, dan jika Anda menambahkan meditasi kepadanya, maka Anda telah melakukan yang namanya Meditasi Berjalan.

Meditasi berjalan adalah meditasi dalam tindakan. Ini membawa pengalaman meditatif ke aktivitas berjalan Anda dan menggandakan manfaat dengan clubbing orang berjalan dan meditasi.

Dalam meditasi berjalan, fokus Anda adalah pada pengalaman berjalan. Pengalaman mengamati cara Anda bergerak, saat Anda berjalan dengan langkah-langkah bergantian dengan kaki kiri dan kanan Anda sangat meditatif. Rasakan gerak dan ritme tubuh Anda saat berjalan. Saat tubuh Anda menyatu dengan alam dengan udaranya yang segar.

Meditasi berjalan adalah seni yang mengajarkan Anda untuk menyadari saat Anda berjalan dan memperhatikan gerakan alami berjalan Anda.

Katanya sih.. dulu Sang Buddha Gautama yang agung sendiri pertama kali mengajarkan meditasi berjalan (mudah-mudahan ini hoax ya..???). Dia diajarkan untuk merasa hadir dengan setiap langkah yang Anda ambil. Dan, jika Anda melakukannya, proses itu menjadi penyembuhan dan bergizi dan membantu Anda mengembangkan rasa syukur dan cinta terhadap bumi, terhadap alam semesta dan terhadap Sang Pencipta tentunya.

Sekarang, Anda mungkin sangat ingin tahu bagaimana cara kerja meditasi berjalan. Naaah… Kami tidak akan membuat Anda menunggu lagi. Prosedurnya tepat di bawah. Coba lihat.

Jalan kaki yang sederhana tidak akan berhasil. Anda membutuhkan instruksi yang pasti untuk melakukan meditasi berjalan. Kami menuliskan prosedur sederhana untuk Anda yang saya ambil dari sumber yang bisa dipercaya : https://www.stylecraze.com/articles/simple-steps-to-practice-walking-meditation/?ref=pin . Coba lihat.

  1. Temukan Lokasi yang tepat

Find-A-Good-Location

sumber gambar istock melalui pinterest

Lokasi yang ideal sangat penting. Pilih jalur atau jalur yang tidak memiliki elemen yang mungkin menghambat latihan Anda. Yang terbaik adalah menghindari jalan yang sibuk atau jalur yang ramai karena itu akan terlalu banyak noise atau gangguan yang akan  diambil oleh otak kita, setidaknya pada awalnya.

Tempat di mana Anda dapat pergi dan maju untuk 10 hingga 20 langkah akan cocok. Bisa di dalam ruangan atau di alam, tetapi pastikan itu relatif kosong karena berjalan lambat mungkin mengumpulkan perhatian yang tidak perlu dari mereka yang tidak menyadarinya. Bagi mereka yang tidak mengetahui mungkin Anda akan dibilang aneh.

2. Ambil waktu jeda yang tepat

2.-Take-The-Right-Pauses

sumber gambar istock melalui pinterest

Berjalan tanpa urutan tidak akan berhasil. Anda perlu membentuk pola dan menaatinya. Dengan cara ini, pikiran dan tubuh Anda terbiasa dengan cara tertentu, dan itu menjadi lebih mudah bagi Anda untuk memusatkannya sampai itu terjadi dengan sendirinya tanpa banyak usaha.

Jadi, Anda berjalan beberapa langkah. Katakanlah, 20 sampai 40 langkah ke titik dan berhenti di sana. Berdiri dan bernapas di sana sampai Anda merasa seperti bergerak dan berjalan kembali dengan jumlah langkah yang sama dan istirahat untuk bernapas lagi. Bolak-balik seperti ini sampai Anda terbiasa dengan pola.

3. Perhatikan setiap langkah Anda

3.-Be-Aware-Of-Each-Step

sumber gambar istock melalui pinterest

Memperhatikan setiap langkah yang Anda ambil sama pentingnya dengan mengikuti pola berjalan tertentu. Ada komponen-komponen individual saat Anda berjalan yang perlu Anda saksikan dan sadari dalam meditasi berjalan yang tidak Anda perhatikan sama sekali karena itu terjadi secara alami.

Gerakan sederhana seperti menyadari mengangkat kaki Anda, membawanya ke depan, meletakkannya di tanah, dan merasakan sentuhan tanah di kaki Anda adalah penting. Dengan cara yang sama, Anda juga harus memperhatikan bagaimana berat tubuh bergeser ke kaki yang lain, dan prosedur yang sama lakukan secara terus menerus.

4. Perhatikan dan pertahankan kecepatan berjalan Anda

4.-Maintain-An-Appropriate-Speed

sumber gambar istock melalui pinterest

Berjalanlah seolah Anda tidak punya tujuan untuk dijangkau. Berjalan dengan tenang. Pertahankan kecepatan yang terasa alami dan tidak berlebihan atau bergaya. Jaga agar tetap lambat dan mantap.

Kemudian, ada lingkup yang lebih baik untuk mengamati gerakan Anda secara rumit dan, dalam prosesnya, membangun kesadaran yang lebih baik terhadap tubuh Anda.

Saran saya jagalah kecepatan Anda selambat mungkin dan mengambil langkah yang lebih kecil untuk pengalaman yang lebih baik. Artinya jangan terlalu cepat sehingga terkesan Anda tergesa-gesa, dan ini sangat mengganggu proses meditasi Anda.

demikian sekedar sharing saja, mudah-mudahan bermanfaat. Jika Anda punya pengalaman lebih tentang meditasi yang dilakukan dengan cara berjalan silahkan share ke kami.

Kami akan sangat berterima kasih.

Salam sehat.

 

NLP – Anchor

Collapse Your Anchors (Runtuhkan Anker Anda)

 

anchoring

sumber gambar : https://www.surenkolkankar.com/nlp-anchoring-your-switch-to-success/

Anchor (Anker) pada dasarnya bisa positif, negatif, atau bisa juga keduanya. Untuk mempertahankan pandangan, atau pikiran, atau pola pikir pisitif dalam hidup Anda, maka Anda juga harus belajar bagaimana cara untuk meruntuhkan Anker negatif Anda. Anker biasanya tercipta karena adanya hubungan antara kejadian dengan perasaan.

Anker atau ada yang meyebutnya Triger bisa secara otomatis menghasilkan keadaan pikiran (state of mind) yang sangat bermanfaat saat Anda ingin mencapai sesuatu. Namun anker negatif bisa juga dengan cepat membawa Anda pada kondisi ragu, atau ketidakpastian manakala Anda menghubungkan dengan pengalaman negatif Anda.

Makanya Anda perlu mengetahui bagaimana cara menghancurkan anker ini untuk membuang segala sesuatu yang berkaitan dengan pikiran dan perasaan yang negatif.

Dibawah ini ada beberapa tips yang mungkin bisa Anda lakukan untuk menghancurkan anker negatif anda.

1. Kenali anker anda.

Anker bisa jadi berupa perasaan, pikiran, cacat atau pengalaman. Berusahalah untuk mengenali anker anda. Apakah itu berupa pikiran, perasaan, cacat yang ada pada tubuh anda atau pengalaman yang tak terlupakan. Setelah anda mengenali anker anda, peganglah itu. Anggap saja anda memiliki anker yang negatif atau kemarahan.

2. Pilih alternatif.

Pikirkan tentang triger atau anker yang positif untuk mengganti inisial anker negatif anda. Cara yang paling gampang adalah pilihlah kenyataan yang berkebalikan dengan anker anda untuk membingkai semua aspek negatif yang berasosiasi dengan hal2 yang negatif. Misalnya saja anda sedang merasa marah tutupi kemarahan itu dengan kasih, anda lagi sedih, tutupi dengan hal-hal yang membahagiakan atau menggembirakan. Cari gambaran alternatif terbaik yang mampu merubah kondisi emosional anda menjadi lebih baik.

3. Hubungkan alternatif tersebut kedalam pikiran dan perasaan anda.

Setelah Anda menentukan perasaan yang ingin Anda miliki, cari beberapa informasi yang ada di dalam pikiran Anda yang terkait erat dengan perasaan itu. contohnya, saat anda menginginkan perasaan gembira, anda bisa memikirkan pengalaman yang menggembirakan yang pernah anda alami seperti saat anda berada dipantai bersama teman-teman anda, atau saat anda ditaman bersama keluarga atau teman dekat anda, dan lain-lain. Anda dapat juga membawa keadaan atau kondisi akal atau pikiran yang lebih nyata seperti membawa gambar ibu atau keluarga dimasa lalu dengan segala kegembiraannya. Setiap kali Anda memikirkan masa lalu yang baik atau melihat gambar itu, perasaan sukacita akan secara otomatis mengalir masuk.

4. Hancurkan anker anda.

Jika anda memiliki eksternal anker, hal ini akan sangat mudah untuk menggantikannya dengan sumber pikiran atau perasaan eksternal juga. Lepaskan saja  objek atau sensorik pemicu yang dapat menarik asosiasi negatif. Kemudian gantikan obyek pemicu tersebut dengan eksternal anker anda yang baru yang mampu membawa anda pada kondisi perasaan yang lebih positif. Jika anker itu berasal dari internal diri anda seperti memori tarumatik, hubungkan sesegera mungkin dengan pengalaman positif yang pernah anda simpan didalam memori anda atau didalam perasaan anda. Setiap kali anda merasa memori tarumatik itu muncul kembali, segera visualisasikan alternatif memori internal untuk menghancurkan anker negatif anda.

5. Aplikasikan/Lakukan.

Yang lebih penting adalah Anda dapat secara otomatis mengacu pada alternatif positif dan keadaan akal/pikiran/perasaan yang telah Anda pilih. Alternatif harus memiliki perasaan yang lebih intens dan lebih kuat kepada Anda dibandingkan dengan pola negatif sehingga Anda dapat sepenuhnya melepaskan jangkar negatif anda. Aplikasikan teknik ini dalam dunia nyata untuk mengetahui dan mengukur seberapa banyak praktek dan visualisasi yang anda butuhkan.

6. Langkah Reframing (Membingkai ulang)

Tidak semua perilaku itu sempurna. Artinya, beberapa hal yang Anda lakukan mungkin memiliki niat baik tetapi memiliki aspek atau bagian negatif. Kebanyakan orang tidak menyadari bahwa ada sesuatu hal yang buruk dibalik motif yang baik. Selalu ada niat positif dibalik setiap perilaku tetapi proses pencapaian rasa positif entah bagaimana mengalami ketidaksempurnaan yang muncul secara negatif. Prinsip dasar niat positif berarti bahwa keterbatasan pada standar tertentu perlu diterima mengingat seluruh situasi.

untuk mengetahui bagaimana step-step melakukan reframing, ikuti terus tulisan saya.

stay tune dan tunggu artikel berikutnya.

Salam sukses

 

Continue reading “NLP – Anchor”

Live Today With Passion

Set goals that inspire you …

Mengapa Anda mengira bahwa begitu banyak orang tidak pernah mencapai tujuan mereka dalam hidup? Jawabannya adalah, ‘sayangnya’ bahwa mereka tidak pernah mengatur / menetapkan tujuan mereka.

Mungkin Anda benar, karena hasil survey sejauh ini membuktikan bahwa hanya satu dari lima orang Amerika mencapai usia 65 tanpa harus tergantung pada Jaminan Sosial, dan itu termasuk orang-orang yang memiliki profesi yang seharusnya membayar tinggi seperti dokter dan pengacara.

Kebanyakan orang tidak berencana untuk masa depan sama sekali. Mereka bekerja selama seminggu dan menghabiskan apa yang mereka dapatkan pada akhir pekan. Mereka membuang-buang uang, tenaga, dan waktu.

Itulah yang disebut sebagai limbah yang besar dari sumber daya alam yang kuat yaitu “pikiran manusia”.
Apakah Anda tahu bahwa sekali kita menetapkan target atau tujuan, pikiran kita menjadi sebuah sistem otomatis (Auto Guide) yang memonitor umpan balik mengenai target itu?
Menurut Dr. Maxwell Maltz seorang ahli Psycho Cybernetics, setelah Anda menetapkan tujuan, pikiran Anda menyesuaikan apa saja, tergantung pada data baru yang Anda dapatkan. data itu akan membuat koreksi sehingga Anda dapat tetap pada target. Semakin spesifik tujuan Anda , akan semakin baik koreksi yang Anda dapatkan. Selain itu, otak kita tidak bisa membedakan antara suatu peristiwa yang benar-benar terjadi dan salah satu yang jelas dibayangkan. Jadi, jika Anda secara jelas dan tegas menetapkan tujuan, untuk otak Anda seolah-olah tujuan telah tercapai.
Cara menetapkan tujuan:
Luangkan waktu sekarang untuk menulis pernyataan dari tujuan yang ingin Anda capai. Tulis dalam bentuk orang pertama, yaitu menggunakan kata ganti seperti “Aku,” “saya,” “saya,” dan “saya.”
Usahakan laporan tujuan Anda pendek dan to the point. Jadilah tegas. Menjadi positif. Misalnya, “Saya mengangkat harga diri saya dengan pernyataan positif dan tindakan positif saat ini.”

Ingat, semakin spesifik Anda membuat tujuan Anda, semakin baik kesempatan Anda untuk mencapainya. Teknik ini mungkin dapat membantu Anda:

Tetapkan tujuan jangka pendek yang akan membangun ke arah tujuan jangka panjang Anda. Mulailah dengan periode waktu yang singkat, seperti seminggu atau sebulan dan kemudian membangun tujuan jangka panjang Anda selama enam bulan, satu tahun, atau lima tahun. Bila Anda menggunakan jangka waktu tertentu, hal ini membantu Anda mengukur keberhasilan Anda.
Tetapkan tujuan yang menginspirasi Anda, tetapi juga realistis dan dapat dicapai. Menetapkan serangkaian tujuan sehingga Anda akan mudah untuk melakukan langkah-demi-langkah. Dengan cara itu, lebih mudah untuk menyesuaikan tujuan-tujuan Anda sesuai kebutuhan. Sepanjang jalan. Hal ini juga menginspirasi kepercayaan Anda untuk terus maju mencapai tujuan Anda.
Berbagi tujuan Anda dengan individu atau kelompok yang mungkin memiliki tujuan yang sama. Ini penguatan besar.
Merayakan pencapaian tujuan Anda dengan imbalan. Ini bisa menjadi hadiah kecil di setiap langkah di sepanjang jalan yang Anda lalui atau hadiah yang lebih besar seperti perjalanan atau makan malam ketika Anda telah mencapai tonggak.
Jaga tujuan Anda di suatu tempat di mana Anda dapat mengaksesnya dengan mudah. Jangan menulis tujuan-tujuan Anda kemudian menempatkan mereka di suatu tempat yang sulit untuk Anda lihat, karena dari pandangan biasanya berarti dari pikiran.
Menjaga tujuan Anda. Jangan berbagi dengan orang-orang negatif yang mungkin tidak akan mendorong Anda. Berbagilah dengan orang-orang positif yang ingin Anda menjadi lebih baik.
Sekarang Anda tahu apa tujuan pengaturan alat bantu yang ampuh tersebut, kenapa tidak Anda mulai membuat penggunaan itu hari ini? Ini adalah cara yang ampuh tapi mudah untuk membantu Anda mencapai keberhasilan yang Anda inginkan.
Salam sukses untuk Anda

Sumber :

Live Today With Passion : support@livetodaywithpassion.com

My ‘Bego’ Boss

Jangan pernah menganggap bawahan Anda bodoh, sebab Anda akan tampak lebih ‘Bego’.

 

Image result for boss dan pekerja

Begini cerita nya :

Pada suatu senja, ada dua orang (anggap saja mereka semua adalah seorang BOSS) sedang nongkrong di sebuah cafe. Sambil ngopi dan makan makanan ringan, mereka tampak asyik sekali ngobrol ngalor – ngidul – ngetan bali ngulon artinya mereka ngobrol kesana kemari karena saking asyiknya.

Apa sih yang sedang mereka bicarakan kok sampai asyik begitu ? Apakah masalah bisnis ? Tax Amnesty ? Kemajuan perusahaan masing-masing ? ataukan masalah krisis global ? ternyata tidak, mereka sedang membicarakan masalah Kebodohan sopir pribadi masing-masing. Naah… Loe…. aneh kan ?

Memang begitulah seorang Boss, kadang mereka suka jengkel terhadap kinerja sopir pribadinya dan kemudian mereka mengaggap kalau sopir pribadinya itu Bodoh. Maklum dia kan Boss jadi ya bebas mau ngomong apa … iya kan ???? hehee…. nggak juga kaleeee…..

Begini kira-kira petikan dialog mereka : (kalau mau tertawa… yaaa… tertawalah tapi jangan keras-keras, karena kalo sampai didengar sama tetangga, ntar Anda dikira Gila pasti…….. padahal iya…. hahaaa….)

Boss-2 :

“Sopir pribadiku ini kayaknya bodoh banget deh…. sering kali aku dibuat jengkel karena kebodohannya…”

Boss-1 tak mau kalah :

“Aaahhh… sopir pribadiku masih jauh lebih bodoh dibanding sopir kamu…. sama anak kecil aja masih pinter anak kecil…”

Boss-2 sepertinya mau meyakinkan pada Boss-1 bahwa sopir pribadinya memang lebih bodoh. Akhirnya dia bilang begini : “Mau tau kebodohannya ? ntar aku panggilkan dia”

Boss-1 sambil manggut-manggut bilang : “boleh… sapa takut….”

Akhirnya Boss-1 dengan suara yang cetar membahana (kata Syahrini) memanggil sopir pribadinya : “Sopiiirrrrr….. Sini kamu….!!!” dan tak sampai 5 detik sang sopirpun suah berada dihadapan sang Boss. Sambil terengah-engah sang sopir berkata : “ada apa Boss…?”

“Tolong kamu belikan mobil Mercedez Benz dengan uang seribu perak ini ya ?” kata Boss-2 sambil memberikan uang pecahan seribu rupiah kepada sopir pribadinya.

“Siap Boss…. laksanakan…” jawab sang sopir tanpa banyak tanya dan kata. Dan secepat kilat sang sopir pun pergi meninggalkan Boss nya.

20ad2a6

“Hahahahaaaaaaa……. tuuh kaan… bodoh banget, masak mau beli mobil Mercedez Benz cuma pake uang seribu perak…… mana boleh… bodoh banget….” kata sang Boss-2 sambil tertawa cekakaan.

“AAhhh… itu sih belum seberapa, sopirku jauh lebih bodoh dari sopirmu, sebentar aku panggilkan dia ya…?” kata sang Boss-1 seolah tak mau kalah dengan sopir Boss-2.

“My sopiiir….come here…. cepeet gak pake lamaaaaa…” teriak Boss-1 dengan nada yang menggelegar membelah langit. Dan secepat kilat pula sopir pribadi Boss-1 sudah berada didepan mata. “Siap Boss…. ada apa Boss ?” tanya sang sopir sambil menggeh-menggeh…

“Tolong kamu pulang kerumahku… dan tolong dicek apakah aku ada dirumah atau tidak…”

“Siap boss… laksanakan…” dan secepat kilat pula sang sopir meninggalkan boss nya.

“Tuuh… kan lebih bodah dia, lha wong tau kalo saya disini, aku suruh pulang kerumah untuk ngecek apakah aku ada dirumah atau tidak, kok ya mauuu saja… bodoh banget kan ?” jelas Boss-1 seolah ingin dianggap kalo sopir pribadinya memang lebih bodoh.

Sesampainya ditempat parkir, sopir sang Boss-1 sambil garuk-garuk kepala dia bersungut-sungut….”nasiiib…. nasiiib… punya Boss kok ya begonya setengah mati… hufff…”

Dan ternyata sopir pribadi Boss-2 tadi mengamati tingkah laku sopir boss-1. “Heee…. ada apa kamu kok dari tadi ngomong sendiri, kayak orang gila aja…”

“iya nih, nasib gue lagi apeees terus… punya boss baru aja begonya setengah mati…. nasiib…. nasiiib…” keluh sopir pribadi boss-1.

“Mosok aku disuruh pulang kerumah, terus disuruh ngecek apakah dia ada dirumah atau tidak…. ya jelas gak adalah…. lha wong dia disini… gimana siih… Bego buangetttt tuh boss gue…” begitulah dia menjelaskan kebegoan boss nya.

“Aaahhh… itu belum seberapa… boss aku jauh lebih bego dari boss kamu… mosok aku disuruh beli mobil Mercedez Benz cuma pakai uang seribu perak… mana bisa…? lagian kan ini hari Minggu… kan gak ada showroom mobil yang buka…. Bego banget tuh boss…” jelas sopir pribadi boss-2 kepada sahabatnya.

“Ternyata nasib kita sama ya Bro…. sama-sama memiliki Boss yang ter-Bego didunia…. yaaahhh… mudah-mudahan kita gak ketularan bego kayak boss kita ya Bro….”

Image result for nasib

Pelajaran apa yang bisa kita ambil dari cerita konyol diatas…?

silahkan Anda berikan komentar sesuai dengan persepsi dan pendapat pribadi Anda. Tidak ada yang salah apapun pendapat dan persepsi yang Anda berikan.

Salam konyol…. bego…. dan kocak…… sampai jumpa dikisah konyol berikutnya.

(terinspirasi dari kisah kocak “Penggelitik Diri” karya Richardus Sendjaja – Elexmedia Computindo)

ELIMINATE LOW SELF ESTEEM-2

Beberapa hal yang perlu diingat dalam memulai perjalanan Anda menuju harga diri yang sehat.

Harga diri yang tidak sehat kadang dipengaruhi oleh hal-hal yang terkait erat dengan kecanduan perfeksionisme yang tidak sehat. Kecanduan ini menghasilkan lebih banyak rasa tidak aman, yang selanjutnya memusnahkan harga diri. Banyak yang menyaksikan seseorang menanggung tekanan yang sangat hebat hanya untuk menjadi sempurna, hanya untuk menemukan kesempurnaan yang hanya ada di balik kacamata hitam.

Salah satu pendekatan unik untuk membangun harga diri yang sehat adalah menunjukkan kepada seseorang bagaimana merangkul ketidaksempurnaan mereka dan menjadi sangat tidak sempurna. Karena setiap orang memiliki hal-hal yang tidak mereka sukai tentang diri mereka sendiri, kuncinya adalah mengakui, tidak terpaku pada hal-hal itu dan fokus, sebaliknya, pada mengubah ketidaksempurnaan menjadi sebuah hadiah.

Sungguh luar biasa berapa banyak pesan negatif yang diijinkan orang untuk menempati ruang kepala kita dibandingkan dengan yang positif. Untuk membantu seseorang mengubah persepsi mereka, penting untuk memperkenalkan pola pikir yang memengaruhi kepercayaan diri: merasa, berpikir, percaya, dan tahu. Keempat pilar pola pikir ini menunjukkan bahwa perasaan menginformasikan pemikiran; pikiran memengaruhi keyakinan; dan keyakinan adalah inti dari pengetahuan seseorang. Untuk mengubah pola pikir negatif, mungkin perlu melakukan pekerjaan untuk mengubah setiap pilar. Komponen integral dari harga diri yang tinggi adalah perasaan, berpikir, percaya, dan mengetahui harga diri yang hakiki dan memungkinkannya untuk membimbing setiap keputusan.

Nah, sekarang marilah kita belajar untuk melakukan sesuatu yang membuat harga diri kita menjadi lebih sehat sehingga perasaan low self esteem bisa kita eliminasi. Apa saja ?

1. Kenali dan hargai ketangguhan diri Anda sendiri – Anda mungkin sudah memiliki ini dan tidak menyadarinya. Hanya membuatnya melalui latar belakang keluarga yang tidak berfungsi dengan harmonis atau dalam suatu acara yang malang lainnya yang membuat Anda tampak sangat bodoh, tapi justru itulah yang mampu membangun ketahanan dalam diri Anda. Jika Anda mampu melewati semua itu berarti Anda berhasil! Kita tidak dapat mengendalikan latar belakang atau keluarga kita atau hal-hal yang terjadi ketika kita menjalani kehidupan, tetapi kita dapat mengendalikan bagaimana kita keluar di ujung jalan yang lain. Hanya dengan memiliki keterampilan koping yang sehat di tempat serta sistem dukungan sosial dapat membantu Anda melalui masa-masa sulit. Mengetahui bahwa Anda adalah orang yang selamat dan ternyata Anda cukup tangguh untuk melalui ini semua sudah membantu Anda merasa lebih baik tentang diri sendiri.

2. Melihat hidup sebagai proses, bukan kejadian satu kali saja – Lihatlah hidup Anda sebagai sebuah perjalanan. Perjalanan Anda mungkin telah dimulai dengan lambat atau tidak bahagia, tetapi untungnya Anda tidak terjebak di sana selamanya. Anda memiliki masa depan di depan Anda untuk dikendalikan. Anda tidak ditakdirkan untuk hidup yang tidak bahagia. Anda harus melakukan beberapa pekerjaan ekstra untuk mempelajari keterampilan emosional yang diperlukan, dengan membaca artikel ini mungkin bisa membantu Anda untuk setidaknya sedikit belajar tentang kehidupan Anda sendiri.

3. Semua orang membuat kesalahan di sepanjang perjalanan hidupnya – Semua orang, tanpa pengecualian. Membuat kesalahan adalah bagian dari hidup dan perjalanan. Kesalahan bisa diperbaiki. Jika Anda menderita harga diri yang buruk, Anda mungkin takut membuat kesalahan atau Anda berharap untuk membuat kesalahan dan karenanya membiarkan orang lain memutuskan hal-hal penting untuk Anda. Tindakan Anda sangat tergantung dari keinginan orang lain, meskipun sebenarnya mereka juga tidak menginginkannya. Masalahnya adalah mereka membawa bagasi mereka sendiri ke dalam pengambilan keputusan Anda dan mungkin membuat kesalahan yang lebih besar dalam hidup Anda daripada yang pernah Anda lakukan! Hidup Anda tidak akan pernah terasa asli bagi Anda sampai Anda berani menghancurkan semua pengaruh buruk itu.

4. Hadapi rasa takut-Anda mungkin hidup dalam ketakutan akan banyak hal. Namun keputusan, seperti yang dibahas di atas biasanya merupakan masalah besar. Ada juga rasa takut sendirian, takut tidak dikasihi, takut melakukan sesuatu sendiri, atau hanya menghadapi kehidupan secara umum. Anda mungkin sangat takut bahwa Anda benar-benar kewalahan. Tidak apa-apa jika Anda memiliki ketakutan tetapi Anda tidak dapat membiarkannya mengendalikan hidup Anda. Kita semua memiliki tingkat ketakutan dan itu sehat. Tetapi jika terlalu banyak rasa takut itu menjadi tidak sehat. Anda bisa takut akan sesuatu tetapi tetap melakukannya.

5. Bertanyalah kepada diri sendiri pertanyaan yang tepat – Alih-alih bertanya pada diri sendiri mengapa Anda mengalami depresi atau bagaimana Anda menjadi depresi atau cemas, atau mengapa Anda tidak dapat ditanggung, tanyakan pada diri sendiri bagaimana Anda dapat menghilangkan emosi yang merusak ini. Tanyakan pada diri Anda bagaimana orang sehat secara emosional memandang kehidupan atau hubungan atau apa pun yang Anda perjuangkan dan pelajari dari mereka. Tanyakan pada diri sendiri apa yang dapat Anda lakukan setiap hari untuk merasa lebih baik. Mempelajari keterampilan emosional baru adalah hal yang akan membantu Anda berbelok.

6. Menghilangkan Distorsi Kognitif-Ini juga biasa disebut disfungsional pola pikir. Ini adalah cara berpikir yang tidak produktif dan sebenarnya menghambat Anda untuk melihat segala sesuatu dalam perspektif. Ketika informasi yang Anda ambil tidak diproses secara akurat maka Anda cenderung mengalami reaksi emosional yang berlebihan atau emosi yang salah, yang mengarah pada perilaku atau pikiran yang lebih tidak berfungsi. Satu informasi yang disalahpahami dapat mengarah pada spiral suasana hati dan perilaku yang menurun, yang semakin menurunkan harga diri Anda. Dan Anda akan kelihatan sangat bodoh manakala informasi tersebut ternyata tidak sesuai dengan apa yang Anda pikirkan.

Anda layak mendapat tempat di dunia dan dunia layak untuk mendengar suara Anda yang sebenarnya, tidak terbebani oleh rasa takut dan rendah diri. Membiarkan disfungsi pola pikir dan perilaku untuk mendikte dan meniadakan pengalaman hidup Anda tidak akan pernah membawa Anda sukacita. Pikiran dan perilaku ini lagi-lagi hanya sesuatu yang Anda pelajari dan dapat diprogram ulang dengan cara hidup yang lebih sehat.

Untuk memperbaiki disfungsi pola pikir dan perilaku ini, silahkan Anda belajar tentang NLP, yang sebentar lagi akan kami sajikan kepada Anda dalam waktu dekat.

Ditunggu saja artikel kami tentang NLP, tidak lama lagi.

Stay Tune….